Kamis, 26 Januari 2012

Pasar Antik Jalan Surabaya, Oase Nostalgia Disambangi Bill Clinton


Di kawasan elit Menteng terdapat sebuah oase yang membawa kita pada salah satu nostalgia. Pasar Antik Jalan Surabaya, disini benda-benda mungkin bersejarah dijajakan. Tak ayal disambangi banyak turis asing, berburu barang kuno yang harganya bisa selangit. Bill Clinton salah satunya.

Pasar yang berdiri sejak tahun 60-an ini pada awalnya ialah tempat pedagang keramik-keramik dari China – guci, porselen, piring hias dan sebagainya. Namun menurut kesaksian para pedagang, sebelumnya kawasan ini adalah tempat penjualan barang-barang logam berupa loakan seperti barang bekas rumah tangga. Kini daerah ini menjadi pusat sentra bisnis penjualan barang-barang antik tradisional dari seluruh nusantara.

Disisi kiri jalan sepanjang kurang lebih seratus meter ini berdiri sederet kios yang menjajakan barang-barang antik mulai dari keramik, guci,benda tradisional seperti wayang, patung pahatan hingga alat pemutar musik klasik. “Pada sekitar tahun 70-an saat saya mulai berjualan jumlah pedagang di Jalan Surabaya belum sebanyak ini. Kebanyakan mereka menjual barang-barang bekas rumah tangga. Ternyata para pedagang barang antik ini semakin banyak hingga berjumlah mencapai 184 kios saat ini,”ucap Haji Mumu Hidayat, Ketua Koordinator Pedagang Barang Antik Surabaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar