<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985</id><updated>2012-02-16T07:23:09.765-08:00</updated><category term='Kesuksesan'/><category term='bisnis sukses'/><category term='Entrepreneur'/><category term='Inspirasi'/><category term='usaha sukses'/><category term='Kesuksesan Motivasi'/><category term='entrepeneur'/><category term='artis entrepeneur'/><category term='bisnis Seleb'/><category term='Motivasi'/><category term='Bekerja Keras'/><category term='Wirausaha'/><category term='peluang usaha'/><category term='Bekerja Cerdas'/><title type='text'>Inspirasi, Kesuksesan, Motivasi, Entrepreneur, Bekerja Keras, Bekerja Cerdas</title><subtitle type='html'>Dunia mengharapkan kebangkitan di milenium ini datang dari Indonesia. Warga Dunia menatap Indonesia sebagai pelopor masa depan karena karakter bangsa yang Berbhineka Tunggal Ika. Mari bersama mewujudkan harapan dunia mulai dari diri sendiri dan orang-orang disekitar kita</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-7619288415270649520</id><published>2012-01-26T18:34:00.001-08:00</published><updated>2012-01-26T18:34:38.023-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='usaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wirausaha'/><title type='text'>Pasar Antik Jalan Surabaya, Oase Nostalgia Disambangi Bill Clinton</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di kawasan elit Menteng terdapat sebuah oase yang membawakita pada salah satu nostalgia. Pasar Antik Jalan Surabaya, disini benda-bendamungkin bersejarah dijajakan. Tak ayal disambangi banyak turis asing, berburubarang kuno yang harganya bisa selangit. Bill Clinton salah satunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pasar yang berdiri sejak tahun 60-an ini pada awalnya ialahtempat pedagang keramik-keramik dari China – guci, porselen, piring hias dansebagainya. Namun menurut kesaksian para pedagang, sebelumnya kawasan iniadalah tempat penjualan barang-barang logam berupa loakan seperti barang bekasrumah tangga. Kini daerah ini menjadi pusat sentra bisnis penjualanbarang-barang antik tradisional dari seluruh nusantara.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Disisi kiri jalan sepanjang kurang lebih seratus meter iniberdiri sederet kios yang menjajakan barang-barang antik mulai dari keramik,guci,benda tradisional seperti wayang, patung pahatan hingga alat pemutar musikklasik. “Pada sekitar tahun 70-an saat saya mulai berjualan jumlah pedagang diJalan Surabaya belum sebanyak ini. Kebanyakan mereka menjual barang-barangbekas rumah tangga. Ternyata para pedagang barang antik ini semakin banyakhingga berjumlah mencapai 184 kios saat ini,”ucap Haji Mumu Hidayat, KetuaKoordinator Pedagang Barang Antik Surabaya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-7619288415270649520?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/7619288415270649520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/pasar-antik-jalan-surabaya-oase.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7619288415270649520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7619288415270649520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/pasar-antik-jalan-surabaya-oase.html' title='Pasar Antik Jalan Surabaya, Oase Nostalgia Disambangi Bill Clinton'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-7312468691119914400</id><published>2012-01-23T17:21:00.000-08:00</published><updated>2012-01-26T18:33:44.763-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='usaha sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wirausaha'/><title type='text'>Rudy Hadisuwarno, 140 Salon Modal Meja dan Baskom</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TxhJHAXmj00/Tx4Haji9cpI/AAAAAAAAAPc/DePc98rty0o/s1600/rudy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-TxhJHAXmj00/Tx4Haji9cpI/AAAAAAAAAPc/DePc98rty0o/s1600/rudy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Seratus empat puluh cabang salon dan lembaga pendidikan diseluruh Indonesia dan terus bertambah setiap minggu. Siapa sangka, modalawalnya hanya sebuah baskom dan meja rias milik ibu? Inilah sukses seorang RudyHadisuwarno.&amp;nbsp;Dilahirkan di Pekalongan Jawa Tengah pada tahun 1949, RudyHadisuwarno adalah maestro tata rambut Indonesia. Sebuah profesi yangdigelutinya sejak usia 18 tahun. Namanya tidak hanya harum di tanah air tapijuga di dunia. Rudy adalah contoh bagaimana profesi yang dulu tidak populerternyata sanggup membawanya menjadi salah satu ikon gaya hidup Indonesia. Tidakpula banyak yang tahu bahwa creambath adalah proses perawatan rambutciptaannya. Bagaimana ia menjalani masa panjang menuju kesuksesannya ?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Karena masalah ekonomi keluarga saat ia hendak masuk kuliahmaka ia mengurungkan dulu niat kuliahnya dan memilih untuk mempelajari tatarambut dari ibunya yang memang membuka salon. Rudy memutuskan membuka salonkarena bisnis ini sudah familiar buat keluarganya dan memberikan hasil yangcukup bagus.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Awal modalnya yaitu satu baskom dan meja rias sang ibu.Pelanggan awal adalah saudara, teman kuliah, tetangga dan kenalan. Hargajasanya hanya 1500 rupiah. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Awalnya keluarga keberatan bila Rudy memilih dunia tatarambut sebagai profesinya karena harus meninggalkan kuliah. Tapi dengan janjibahwa suatu saat ia akan melanjutkankuliah maka ia diberi keleluasaan untukmengembangkan usaha salonnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GdYgrKAVWLQ/Tx4HaAntioI/AAAAAAAAAPY/Nmby3E6ODgE/s1600/rudy2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="209" src="http://1.bp.blogspot.com/-GdYgrKAVWLQ/Tx4HaAntioI/AAAAAAAAAPY/Nmby3E6ODgE/s320/rudy2.jpg" style="cursor: move;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan kini cerita sang maestro tata rambut Indonesia telahberubah. Dibawah Rudy Hadisuwarno Organization (RHO) bisnis Rudy berkembangpesat. Lebih dari 140 outlet salon dan sekolah kecantikan di seluruh Indonesiatelah berdiri dan jumlahnya terus berkembang terus. RHO juga menjalankan RudyHadisuwarno Exclusive Salon dan Salon Rudy by Rudy Hadisuwarno yang membidiksegmen berbeda. Selain itu dikembangkan juga jaringan salon bagi remaja, BrownSalon dan salon khusus anak-anak, Fun Cuts dan Kiddy Cuts. Selain salon dansekolah, RHO juga mengelola jaringan spa, Paras Body and Soul dan Herbaroma Spaby Rudy Hadisuwarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebagai profesional, prestasi Rudy di dunia tata rambut danfashion pada umumnya tidak main-main. Namun prestasinya itu ia raih dengankerja keras yang panjang. Usai menyelesaikan pendidikan tata rambut pertama diJakarta, bermodalkan uang tabungannya Rudy melanglang buana ke Eropa danAmerika; Paris, London dan San Fransisco. Ia juga menyambangi Tokyo. Semuanyauntuk belajar tata rambut. Eropa dan Amerika pada saat itu bukan pilihan yanglazim untuk tata rambut. Namun Rudy punya alasan sendiri. “Indonesia punyakultur sendiri. Yang terbaik adalah belajar dari kultur timur dan baratbersama-sama”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semua kerja keras dan kegigihan Rudy diganjar puluhanpenghargaan bergengsi. Rudy adalah anggota Intercoiffure, perhimpunan ahli tatarambut profesional sedunia yang berpusat di Paris. Ia juga anggota ComiteArtistique de la Coiffure Francaise, organisasi penata rambut di paris yangmemiliki reputasi sangat tinggi di dunia tata rambut. Dari ICD Mondial, Rudy dianugerahiMedaille de Chevalier de la Chevalerie Intecoiffure Mondial – penghargaantertinggi bagi penata rambut yang berkontribusi mengembangkan profesi tatarambut di dunia. Di dalam negeri, Presiden Soeharto menganugerahinya SatyaLencana Pembangunan sebagai penghargaan atas jasanya mengembangkan pendidikanluar sekolah di bidang tata rambut dan kecantikan. &lt;i&gt;(majels)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-8-UjkbGeGiQ/TyIM68nt1QI/AAAAAAAAAPo/afOmMzphK6o/s1600/RUDI-HADI-SUWARNO-DALAM.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="http://3.bp.blogspot.com/-8-UjkbGeGiQ/TyIM68nt1QI/AAAAAAAAAPo/afOmMzphK6o/s320/RUDI-HADI-SUWARNO-DALAM.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DCpLbG3W-Hc/TyIM8OhVu5I/AAAAAAAAAPs/CvxOcbGiKOA/s1600/Rudy+Hadisuwarno.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-DCpLbG3W-Hc/TyIM8OhVu5I/AAAAAAAAAPs/CvxOcbGiKOA/s320/Rudy+Hadisuwarno.jpg" width="232" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-7312468691119914400?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/7312468691119914400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/rudy-hadisuwarno-140-salon-modal-meja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7312468691119914400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7312468691119914400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/rudy-hadisuwarno-140-salon-modal-meja.html' title='Rudy Hadisuwarno, 140 Salon Modal Meja dan Baskom'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TxhJHAXmj00/Tx4Haji9cpI/AAAAAAAAAPc/DePc98rty0o/s72-c/rudy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-3721638463306337894</id><published>2012-01-19T20:03:00.001-08:00</published><updated>2012-01-23T17:17:05.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>MMBC Tour and Travel, Tiga Tahun Menembus 30 Kota</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-I3eU8jjvaDg/Tx4GUykELII/AAAAAAAAAPQ/6kfhRm-oagE/s1600/buku.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-I3eU8jjvaDg/Tx4GUykELII/AAAAAAAAAPQ/6kfhRm-oagE/s1600/buku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Bisnis online yang makin marak sekarang ini adalah bisnispenjualan tiket pesawat online. Selain mudah dan bisa dilakukan dimana saja,bisnis ticketing online juga menjanjikan untung besar. Salah satu buktinyaadalah &lt;a href="http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/mmbc-tour-and-travel-tiga-tahun.html"&gt;MMBC Travel&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebagai agen MMBC, fasilitas yang didapat antara lain sistemreservasi 24 jam yang berguna untuk melihat jadwal keberangkatan, melihat kursiyang tersedia, melihat harga tiket, mencari tiket promo, booking tiket danmencetak tiket sendiri dengan printer. Sistem yang digunakan sama dengan agentiket lain dan counter penjualan tiket bisa didirikan dimana saja, dari Sabangsampai Merauke bahkan di pelosok sekalipun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Uniknya, sistem keagenan ini juga bisa digabungkan denganusaha lain seperti hotel, money changer, warung internet sampai restoran danminimarket. sistem online juga memungkinkan penggabungan usaha ini denganpenjualan pulsa secara online. Agen atau cabang MMBC juga mendapat bantuan dankonsultasi 24 jam melalui beragam pilihan saluran komunikasi mulai dari livechat hingga SMS dan Yahoo Massanger.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selain kemudahan menjadi agen yang hanya butuh biaya tigajuta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah , MMBC juga menjanjikan presentasekomisi yang berasal dari tiket domestik dan internasional, hotel, paket tourdan sebagainya. Sebagai sebuah bisnis online penjualan tiket pesawat onlinememang menggiurkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yXIQfE-AmL4/Tx4GTCbd3dI/AAAAAAAAAPI/l_WUXz9ZF1c/s1600/buku2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-yXIQfE-AmL4/Tx4GTCbd3dI/AAAAAAAAAPI/l_WUXz9ZF1c/s1600/buku2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/mmbc-tour-and-travel-tiga-tahun.html"&gt;MMBC Travel&lt;/a&gt; kini sudah memiliki cabang di lebih 30 kota ditanah air. Namun siapa sangka kalau pergerakan awalnya hanya bermula darisebuah gang sempit. Pemiliknya Zulkarnaini, pria kelahiran Padang, 13 Mei 1981adalah lulusan Fakultas Kedokteran IPB yang memperjuangkan eksistensiperusahaan hingga makin berkembang. “Semasa kuliah saya juga sempat jualantelor ayam kampung, telor asin dan telor puyuh ke supermarket dan swalayan diBogor,”ucap Zul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Masuk kerja di sebuah bank asing di tahun 2004 tapi 3 tahunberikutnya ia memutuskan untuk keluar dan mendirikan usaha travel ini. Hanya dalamkurun waktu 3 tahun, Zul mampu mengembangkan sayap bisnisnya hingga ke berbagaikota di tanah air. “Konsep usaha saya adalah keagenan tour dan travel denganmenggunakan sistem reservasi online, pemesanan tiket pesawat. Saat ini untukcabang sudah ada puluhan sementara agen agen sudah ribuan,”jelasnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-JmB81jqQ6Bk/Tx4GSY5m3dI/AAAAAAAAAPA/JmsOc1sIHpM/s1600/buku3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-JmB81jqQ6Bk/Tx4GSY5m3dI/AAAAAAAAAPA/JmsOc1sIHpM/s1600/buku3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Melalui buku yang ditulisnya ‘Bongkar Rahasia Sukses BisnisTour &amp;amp; Travel’ ia sudah 93 kali berkeliling dari kota ke kota untukmembawakan seminar. Bahkan ke depan, ia menargetkan akan meluncurkan MMBCAirline dan menjadikan semua pengguna tiket pesawat sebagai agen dan mitra MMBC.&lt;i&gt;(majels)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-3721638463306337894?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/3721638463306337894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/mmbc-tour-and-travel-tiga-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/3721638463306337894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/3721638463306337894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/mmbc-tour-and-travel-tiga-tahun.html' title='MMBC Tour and Travel, Tiga Tahun Menembus 30 Kota'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-I3eU8jjvaDg/Tx4GUykELII/AAAAAAAAAPQ/6kfhRm-oagE/s72-c/buku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-2460730073654833740</id><published>2012-01-15T16:59:00.001-08:00</published><updated>2012-01-23T17:10:34.747-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Salingsapa.com Website Berbasis Islami Member 500 Ribuan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-o82TVX0jikY/Tx4Egp9d0bI/AAAAAAAAAOw/kCA2Afa5N_M/s1600/salingsapa2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://2.bp.blogspot.com/-o82TVX0jikY/Tx4Egp9d0bI/AAAAAAAAAOw/kCA2Afa5N_M/s320/salingsapa2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari niat tulus seorang anak kecil yang ingin berbagikebaikan melalui internet, &lt;a href="http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/salingsapacom-website-berbasis-islami.html"&gt;Yahya Harlan&lt;/a&gt; (13) membangun jaringan sosial,salingsapa.com. Dimana setiap orang bisa mendengarkan dan melihat khotbahlangsung dari ustad di 12 masjid yang berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Mark Zuckerberg hadir dengan ciptaan fenomenalnya,Facebook. Indonesia juga sempat digegerkan dengan ciptaan sebuah jaringansosial dari tangan seorang anak kecil, Muhammad Yahya Harlan. Bocah kelas satuSMP Sekolah Alam Bandung ini sudah membangun sebuah jaringan sosial,salingsapa.com. Siapa sangka jaringan sosial yang bermula dari keisenganmembuat jaringan sosial untuk keluarga besar berbuah kesuksesan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LCxOIAe99fw/Tx4Eh_--9fI/AAAAAAAAAO4/OLr54eCauL0/s1600/salingsapa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="http://3.bp.blogspot.com/-LCxOIAe99fw/Tx4Eh_--9fI/AAAAAAAAAO4/OLr54eCauL0/s320/salingsapa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara penampilan Yahya memang seperti anak kecil padaumumnya. Namun kemampuan jeniusnya tidak bisa disamakan. Sejak umur tiga tahunYahya sudah mengutak atik program microsoft word, setahun kemudian Yahya sudahbisa membuat blog. Tidak puas akan ilmu komputer, akhirnya pada waktu kelas 3 SDYahya membuat call center kecil-kecilan. Di tengah heboh penggunaan jejaringsosial Facebook, anak dari pasangan Yan Harlan dan Fidriana secara tidaksengaja melihat jaringan sosial buatan Indonesia. Dari situ, Yahya terdorongmembuat jaringan sosial khusus kalangan keluarga saja.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Setelah berhasil membuat social network keluarga tersebut,ayah memberi masukan bagaimana kalau aku membuat sosial network islami demimendapat pahala. Tujuannya aku membangun salingsapa.com ingin agar pesan-pesankebaikan itu menyebar dengan mudah. Karena pada dasarnya tidak semua ceramahyang bagus itu dapat didengar semua umat, jadi aku ingin membuat jejaringsosial dengan banyak kelebihan. Tidak sekadar menulis di wall dan membericomment saja,”jelas Yahya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-cu9HyWPUCSw/Tx4EfFRzD2I/AAAAAAAAAOo/rzHuWT9Wtck/s1600/salingsapa3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-cu9HyWPUCSw/Tx4EfFRzD2I/AAAAAAAAAOo/rzHuWT9Wtck/s320/salingsapa3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah mendapat dukungan dari sang ayah, Yahya mulaimelakukan pengerjaan membangun jejaring sosial salingsapa.com. Yahyamenjelaskan saat membangun portal ini diawali dengan melihat dan mengacu padasosial network lain. Setelah itu ia kembangkan sendiri . Berikutnya membuatdesign tampilan lalu diupload ke internet. Tepatnya pada bulan November 2010,salingsapa.com mulai beroperasi sebagi jejaring sosial.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat pertama kali dirilis jejaring sosial ini tidak banyakdilirik orang, masih sedikit membernya hanya dari kalangan keluarga dan temenYahya. Kemudian sang ayah menyuruh mensummit salingsapa.com ke milis. Ternyatacara ini berhasil, sedikit demi sedikit masyarakat tahu salingsapa.com.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak ingin dinilai biasa saja, Yahya kembali memodifikasisalingsapa.com. “Yang menarik dan membedakan salingsapa.com dengan facebookatau jaringan sosial lainnya adanya fitur radio internet, live streaming danvideo on demand. Fitur ini tidak dimiliki sosial network lain, hanyasalingsapa.com yang punya,”jelas bocah kelahiran Bandung, 25 Juli 1998.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan video streaming, member bisa melihat dan mendengarkanceramah-ceramah di masjid, kampus, seminar yang berlangsung dimana saja dandisiarkan secara langsung. Dan live streaming, member dapat menyimak pencerahanspiritual yang berlangsung di suatu masjidasal tersambung dengan koneksiinternet. Di salingsapa.com member juga bisa mengikuti pengajian secara online,dan melakukan tanya jawab atau chat mengenai agama.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CeZfvdLVWM0/Tx4EdVwMXcI/AAAAAAAAAOg/Upe9RX9orbk/s1600/salingsapa4.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="187" src="http://4.bp.blogspot.com/-CeZfvdLVWM0/Tx4EdVwMXcI/AAAAAAAAAOg/Upe9RX9orbk/s320/salingsapa4.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya video streaming pada salingsapa.com karena sebelumnyaYahya dan ayahnya sudah mewakafkan perangkat komputer khusus streaming kamera. Tujuannyauntuk mengambil gambar serta infrastruktur jaringan internet dengan kualitaskecepatan yang tinggi pada setiap masjid. Total ada 12 masjid yang tersebar diJakarta, Bandung, Solo dan Qatar yang bisa tayang langsung video streaming. Selainitu salingsapa.com juga mempunyai fitur AlQuran digital dan tausiyah on demand.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_tg7RaKpCQ0/Tx4EbTmU6PI/AAAAAAAAAOY/UKDTbsqxGaY/s1600/salingsapa5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" height="246" src="http://3.bp.blogspot.com/-_tg7RaKpCQ0/Tx4EbTmU6PI/AAAAAAAAAOY/UKDTbsqxGaY/s320/salingsapa5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Jaringan sosial yang sudah mempunyai fasilitas serverdi Jakarta ini sudah memiliki 513.577 member yang tersebar di 105 negara,dengan perhitungan 75% dari penduduk Indonesia. Kedepannya salingsapa.com inginmengembangkan jangkauannya dan menambah fitur. “Rencananya ingin membangunbimbingan belajar secara online. Jadi setiap member yang masih bersekolah bisamenanyakan pelajaran sekolah yang tidak dimengerti. Nanti akan dijawab olehguru atau pengajar melalui video streaming. Target lainnya kami inginsalingsapa.com melakukan live streaming di 33 titik masjid, kampus,pesantren,”tambahYan Harlan sang ayah. &lt;i&gt;(majels)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-2460730073654833740?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/2460730073654833740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/salingsapacom-website-berbasis-islami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/2460730073654833740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/2460730073654833740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/salingsapacom-website-berbasis-islami.html' title='Salingsapa.com Website Berbasis Islami Member 500 Ribuan'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-o82TVX0jikY/Tx4Egp9d0bI/AAAAAAAAAOw/kCA2Afa5N_M/s72-c/salingsapa2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-5331240040844622587</id><published>2012-01-12T14:16:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T20:11:06.963-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Andianto Setiabudi, Bos Cipaganti Mantan Tukang Kue</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ufJhSFgut4g/TxDoS8_2RhI/AAAAAAAAANw/COakUgdN6tU/s1600/cipaganti.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="223" src="http://2.bp.blogspot.com/-ufJhSFgut4g/TxDoS8_2RhI/AAAAAAAAANw/COakUgdN6tU/s320/cipaganti.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bergulat dengan hidup, itulah yang dilakukannya sejak kecil.Saat bisnis orang tuanya ambruk, ia tersulut untuk bangkit. Ia berjualan kuehingga lulus SMA. Setamat SMA, gairah untuk berbisnis semakin menggoda. Bukanhanya kue, tapi juga kacang Bandung, kacang sukro, biskuit dan kerupuk goreng.Lalu ditinggalkan dan beralih ke bisnis jual beli mobil bekas. Dari sinilahtinta sejarah kesuksesannya diukir. Bisnisnya berkembang hingga menjadikorporasi besar bernama Cipaganti Group.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sukses itu selalu diwarnai dengan setumpuk cerita. &lt;a href="http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/andianto-setiabudi-bos-cipaganti-mantan.html"&gt;AndiantoSetiabudi&lt;/a&gt; sejak kecil sudah banyak menyaksikan bisnis yang dijalankan orangtuanya di Banjarmasin. Meski orang tua tidak menekankan dirinya untuk menjadipengusaha, tapi darah bisnis mengalir dengan deras di dirinya. Saat bisnisbiskuit orang tunya bangkrut dan memaksa keluarganya untuk pindah&amp;nbsp; ke Surabaya lalu ke Bandung, Andi kecil tidakberdiam diri. Di kota Paris Van Java inilah, ia berjuang habis-habisan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Saat di Bandung, orang tua saya berbisnis juga tapi taklama gulung tikar. Untuk kebutuhan sehari-hari, saya dan ibu berjualan kuebasah. Sebelum sekolah saya antar kue itu ke toko, lalu sorenya mengambiluangnya,”kisah Andi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RejEFbd7M0w/TxDoT6Faa8I/AAAAAAAAAN4/eBsTM2Fr01A/s1600/cipaganti2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://1.bp.blogspot.com/-RejEFbd7M0w/TxDoT6Faa8I/AAAAAAAAAN4/eBsTM2Fr01A/s320/cipaganti2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Peminat kue basah ternyata tak terlalu banyak, karena itulahbisnis ini tak berlangsung lama. Lalu ia pun berpikir untuk mencari bisnislainnya. Pilihannya akhirnya jatuh ke bisnis kue tambang. Di bisnis inilahsinyal kesuksesannya mulai terlihat. Setiap harinya Andi tak segan untukmengantar kue tambang buatannya ke toko-toko, bahkan ia lakukan hingga tamatSMA di tahun 1981. Bisnisnya pun berkembang dengan pesat. ”Hasil dari jualankue tambang ini saya bisa membeli rumah dan pabrik,”ucap pria kelahiranBanjarmasin, 5 Desember 1962 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sukses di kue tambang, Andi pun merangsek ke bisnis kacangBandung dan kacang sukro. Puncaknya, ia juga merambah juga ke bisnis pabrikkrupuk goreng dengan menggunakan dana pinjaman dari bank hasil darimenggadaikan rumahnya. Dugaannya tepat, karena kerupuk hasil jualannya punlaris manis di pasaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun bencana selalu datang tak terduga. Tahun 1982Galunggung meletup. Jawa Barat porak poranda dan lahan pertanian rusak.Akibatnya bahan baku aci untuk membuat kerupuk pun musnah. Namun bagi Andi itubukan akhir dari segalanya. Karena itulah ia mulai bangkit dan merintis bisnislain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_SzjtcmPsZQ/TxDoX1DbmiI/AAAAAAAAAOA/vRK0PPn9J9A/s1600/cipaganti3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="http://4.bp.blogspot.com/-_SzjtcmPsZQ/TxDoX1DbmiI/AAAAAAAAAOA/vRK0PPn9J9A/s320/cipaganti3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam setiap kegagalan selalu menghadirkan hikmah. Bisniskerupuk semakin tak produktif, banyak mobil yang semula dipakai untuk keperluanbisnisnya kini tak terpakai. “Saya menjadi terpikir untuk menjual mobil-mobilitu. Akhirnya, saya menumpang iklan di showroom motor teman, lalu pasang iklandi harian Jawa Pos. Eh, mobil-mobil saya laku keras. Dari ketidaksengajaanitulah ide jual beli mobil muncul”, akunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pelan tapi pasti, bisnis jual beli mobil yang dilakoninyamengalami kemajuan. Hingga ia bisa membuka showroom di jalan Cipaganti Bandung.Diakuinya untuk pertamakali ia hanya bisa menjual 5-6 unit mobil bekas saja.“Keuntungannya lumayan besar. Lebih besar dari jualan kerupuk. Kala itu sayamenjual mobil-mobil tua seperti Mitsubishi Colt, Jeep dan lainnya,”ungkap priayang memberi nama tempat usahanya dengan nama Cipaganti Motor ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-SFRXlHsxei8/TxDoZ4G5GqI/AAAAAAAAAOI/yCc935KmnNg/s1600/cipaganti4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-SFRXlHsxei8/TxDoZ4G5GqI/AAAAAAAAAOI/yCc935KmnNg/s320/cipaganti4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berkat kerja keras yang dilaluinya, Andi pun berhasilmendirikan beberapa showroom lainnya dengan nama Cipaganti. Dalam sebulan iasanggup menjual hingga ratusan mobil bekas. Namun lagi dan lagi bisnis yangdilakoninya tidak berjalan mulus. Tahun 1991 ekonomi indonesia lemah danpemerintah mengeluarkan kebijakan yang menimbulkan suku bunga tinggi. Implikasinyaharga mobil terus turun hingga penjualan mobil pun terus turun drastis. Tapiternyata dalam kondisi itu Andi menangkap peluang lain dengan cara menyewakanmobil-mobil itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Melihat gejala yang tak beres dan semakin sepinya transaksi,ia akhirnya memutuskan untuk menyulap beberapa showroomnya menjadi sebuahhotel. Ia pun terjun ke bisnis perhotelan dengan tetap menjalankan persewaanmobil. “Tahun 1994 saya juga merambah ke bisnis properti. Awalnya hanyamembangun perumahan sederhana di kawasan Ciwastra. Ternyata proyek ini suksesdan saya kembali&amp;nbsp; membangun perumahanserupa di daerah Buah Batu, Bandung. Dan sejak itulah saya mendirikanperusahaan bernama PT. Cipaganti Citra Graha,”imbuhnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-h_7u7zDC_1E/TxDoaxJ50BI/AAAAAAAAAOQ/7tgVQef6_PQ/s1600/cipaganti5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-h_7u7zDC_1E/TxDoaxJ50BI/AAAAAAAAAOQ/7tgVQef6_PQ/s1600/cipaganti5.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah sukses di mobil, hotel dan properti, ekspansi sayapbisnis terus dilakukan Andianto. Dengan cerdas ia menyambar peluang bisnisberupa penyewaan alat-alat berat untuk perusahaan-perusahaan besar. Sukses dialat berat Andi juga menggarap sektor batu bara. Namun lagi dan lagi ujiandatang bergiliran. Krisis moneter 1997 membuat sebagian bisnisnya luluh lantah.Di bidang properti bahkan ia sempat menghentikan pembangunan dan penjualannya.&amp;nbsp;“Tapi krisis itu telah membuat saya tahan banting untukselalu melakukan kreatifitas dalam menghadapi tantangan “ sebut suami JuliandaSetiawan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginya tantangan itu selalu membuat peluang baru . Usaikrisis di tahun 2000 ia melenggang bersama kesuksesan yang sudah diraihnya. Iajuga telah mengembangkan bisnis otojasanya ke Jakarta. Saai ini Cipaganti Grouptelah memiliki 6 divisi utama yaitu Cipaganti Otojasa, Cipaganti Properti,Cipaganti Heavy Equipment, Cipaganti Resources, Hotel dan BPR CipagantiSyariah. Terkait dengan BPR Cipaganti Syariah yang dirintisnya, ia mengakutertarik masuk ke bisnis itu karena Cipaganti besar berkat bermitra dengan banksyariah. “Saya akan serius menggarap bisnis pembiayaan ini. Target saya tahun2015 setidaknya BPR Cipaganti akan memiliki 29 kantor cabang. Saat iniCipaganti Group sudah menjadi korporasi berskala nasional. Inilah jawaban sesungguhnyadari mimpi saya,”pungkasnya.&lt;i&gt;(majels)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-5331240040844622587?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/5331240040844622587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/andianto-setiabudi-bos-cipaganti-mantan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5331240040844622587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5331240040844622587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/andianto-setiabudi-bos-cipaganti-mantan.html' title='Andianto Setiabudi, Bos Cipaganti Mantan Tukang Kue'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ufJhSFgut4g/TxDoS8_2RhI/AAAAAAAAANw/COakUgdN6tU/s72-c/cipaganti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-7392298711369634082</id><published>2012-01-09T21:19:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T21:19:49.914-08:00</updated><title type='text'>Belajar Psikologi dari "James Bond" (Untuk Bisnis Juga OK)</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ECVdut9p2AQ/TwvKEd7OIYI/AAAAAAAAANA/iOlYAh9r4rg/s1600/jamesbond999.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="233" src="http://1.bp.blogspot.com/-ECVdut9p2AQ/TwvKEd7OIYI/AAAAAAAAANA/iOlYAh9r4rg/s320/jamesbond999.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Siapa yg tidak kenal dengan agen rahasia asal Inggris yg terkenal dengan 007 atau James Bond. Pasti anda pernah menonton film James bond seperti Die Another Day, Quantum of Solace, Casino Royale, dll. Walaupun ini hanyalah film yg pada dasarnya fiksi, tetapi menurut ane, kita masih dapat mengambil beberapa value dari film James Bond.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cool and calm dalam menghadapi musuh, itulah Bond, James Bond. Ketika dia menghadapi baku tembak dengan teroris, dia tau dia akan menang. Bond dikenal selalu bisa meloloskan diri dari keadaan terjepit dan itu membuatnya ditakuti musuh. Dan karena sikap cool and calm-nya tersebut dia juga gampang mendapatkan cewek-cewek cakep dengan gampang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaik apapun strategy atau rencana kita dalam hidup, apabila kita tidak se- “cool and calm” James Bond, maka hidup kita akan banyak mengalami kegagalan (jadi, tetaplah tenang mengahadapinya ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga kestabilan psikologi dalam kehidupan sehari-hari menjadi tes dari waktu ke waktu. Semua orang dituntut untuk bisa tetap tenang dalam menghadapi fluktuasi yang terjadi di kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-V6oFIAQhIJU/TwvKDD-d_tI/AAAAAAAAAM4/UoR-c38v1tE/s1600/jamesbond99.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/-V6oFIAQhIJU/TwvKDD-d_tI/AAAAAAAAAM4/UoR-c38v1tE/s320/jamesbond99.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Stay cool under pressure&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bond harus meloncat diantara dua gedung tinggi, dia tau dia bisa melakukannya. Tidak ada rasa ragu-ragu didalam keputusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang harus mengesampingkan rasa ragu, serakah dan rasa takut. Orang yang terlibat secara emosional dalam hidup seringkali membuat suatu kesalahan yang fatal dan tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita menjadi tidak disiplin setelah beberapa kali berhasil melakukan sesuatu, ataupun terlalu cepat berganti-ganti strategi atau rencana setelah gagal dalam satu hal. Salah satu kunci penting ialah mampu untuk mengatasi faktor emosi yang terjadi dalam masalah dan tidak terjerumus didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Know when to take a Break&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita dalam posisi terpuruk atau sedang "down", pikirkanlah untuk berhenti sejenak sebelum rasa takut dan kecewa mendominasi rencana yang telah kita buat. Tidak semua hal yang kita lakukan bisa berjalan mulus sesuai rencana, karena ada pepatah yang bilang "Manusia merencanakan, Tuhan yang menentukan". Untuk itu, semua orang harus mampu menerima kekalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Z8EbZaY-_tY/TwvJ_nUBMSI/AAAAAAAAAMw/UfZBQB0B1AU/s1600/jamesbond9.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="http://3.bp.blogspot.com/-Z8EbZaY-_tY/TwvJ_nUBMSI/AAAAAAAAAMw/UfZBQB0B1AU/s320/jamesbond9.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kita bisa beristirahat beberapa hari tanpa harus memikirkan masalah untuk membersihkan pikiran dan “mengobati” rasa bersalah kita. Dengan tetap terus melakukan hal secara membabi buta dalam "memperbaiki kesalahan" kita seringkali justru menghasilkan "kesalahan" yang lebih besar, dan menghancurkan psikologi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada hari esok, melalui pengembangan risk and reward ratio yang tepat, kita dapat “membayar” kesalahan yang kita buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan diatas saya ambil dari salah satu Blog yang memberikan sebuah artikel psikologi tentang trading online. Karena artikel tersebut bisa menjadi menjadi inspirasi jadi ane edit supaya bisa kita implementasiin ke hidup juga.(kaskus)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-7392298711369634082?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/7392298711369634082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/belajar-psikologi-dari-james-bond-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7392298711369634082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7392298711369634082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/belajar-psikologi-dari-james-bond-untuk.html' title='Belajar Psikologi dari &quot;James Bond&quot; (Untuk Bisnis Juga OK)'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ECVdut9p2AQ/TwvKEd7OIYI/AAAAAAAAANA/iOlYAh9r4rg/s72-c/jamesbond999.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-5346887334481548910</id><published>2012-01-09T21:05:00.001-08:00</published><updated>2012-01-13T18:23:00.134-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Darul Mahbar, Mantan Dirut Kini Bisnis Jahe 500 Kg Sehari</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-4He52lW0jLI/Tw4qk8DHXXI/AAAAAAAAANg/R5VFvDsBaqM/s1600/jahe4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-4He52lW0jLI/Tw4qk8DHXXI/AAAAAAAAANg/R5VFvDsBaqM/s1600/jahe4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Mewahnya hidup sebagai direktur utama sebuah Bank diSumatera Selatan sudah ia rasakan. Namun ia tetap merasa gelisah. Akhirnya iaresign dan hengkang ke Jakarta, menjadi gelandangan tanpa tujuan. Pascaperjuangan keras, melalui jahe merah Cangkir Mas, Jakarta pun bertekuk lutut.Kini sehari ia bisa memproduksi 500 kg jahe dengan omset menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jauh sebelum ia berhasil menembus kursi sebagai Dirut Bankdi Palembang, Darul Mahbar sempat mencoba beberapa bisnis untuk menambahekonomi keluarga. Mulai dari bisnis sembako, percetakan hingga distributorpulsa semua sudah dilakukannya. Namun sayang, bisnis-bisnis itu selalu berujungkisah kelam. “Bisnis sembako tutup, di percetakan kena tipu, di distributor punberakhir dengan kebangkrutan”, ucap Darul mengenang masa lalu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Debut profesionalnya dimulai dari tahun 1995 sebagai accountofficer di Bank Perkreditan Rakyat. Ketekunan dan kerja kerasnya membuahkanhasil. Setelah 10 tahun bekerja, tahun 2005 ia berhasil menjadi Direktur UtamaBPR di Palembang.”Saat itu sebenarnya hidup saya sudah enak. Gaji besar tapiternyata pengeluaran pun besar. Tiga tahun saya menjadi Dirut, saya memutuskanuntuk keluar. Saya merasa karir saya sudah mentok. Tidak ada jabatan lain lagiyang saya kejar.”kisah lulusan Universitas Muhammadiyah Malang ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keputusannya itu tentu berdampak besar. Perekonomiankeluarga menjadi goyah. Dalam kondisi itu di tahun 1998 ia memilih untuk hijrahke Jakarta tanpa rencana apapun. “Banyak orang yang menertawakan saya.&amp;nbsp;Bagaimana tidak, semula posisi saya sebagai Dirut Bank laluke Jakarta menjadi pengangguran. Sebulan di Jakarta saya hanya main-main saja,tidak tahu apa yang mesti dikerjakan”, ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mengisi kekosongan, ia dan seorang temannya nekat mulaiberbisnis jual beli HP di Roxy Mas. Sayang hanya tiga bulan saja bisnis yangdijalaninya itu kandas. Beruntung disaat yang sama ia juga berbisnis gula arendan tepung tapioka. Gula aren dan tepung tapioka ia tawarkan ke para pedagangpempek di Jabodetabek. Darul Mahbar sendiri yang memanggul peti-peti gula dantepung itu. “Ya namanya juga menawarkan barang, tidak semua pedagang pempekmenerima gula dari saya. Banyak pula yang menolak” kata pria kelahiran 23Desember 1970 ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yas5hWlvgts/Tw4qmFBW-iI/AAAAAAAAANk/1CF2K9_mkDE/s1600/jahe5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-yas5hWlvgts/Tw4qmFBW-iI/AAAAAAAAANk/1CF2K9_mkDE/s320/jahe5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Secara kebetulan supplier yang memasok kebutuhan gula arendan tepung itu juga menyediakan jahe. “Saya minta dikirimkan sampel satu karungjahe ke tempat saya. Awalnya saya mau jual lagi tapi ternyata sampelnya jelek,jadi saya biarkan saja jahe itu hingga mengering. Lalu teman saya bilang,sayang kalau tak digunakan mendingan dibuat minuman saja. Dibuatlah minumandengan menggunakan blender. Eh ternyata rasanya enak,”ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dari situlah otak bisnisnya mulai bekerja. Karena ia takpaham seluk beluk jahe, ia pun mencari tahu dari berbagai referensi daninternet. Jahe hasil blenderannya pun ia tawarkan di internet. “Ternyatatawaran saya itu ada yang merespon. Wah ini prospek untuk dijadikan peluangbisnis”kata suami Endang Susilowati ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Produksi jahe pun mulai ia jalankan. Sehari bisa memblender1 hingga 5 kg jahe. Masalah pun datang, blender yang digunakan selalu jebol.Sementara pasar semakin bergairah. Perlahan, masalah-masalah yang dihadapinyamulai terurai. Puncaknya, ia memberi kemasan eksklusif dan label Cangkir Maspada produk yang dijualnya. Bukan itu saja, ia juga mengurus ijin usahanyasecara serius. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-UGWGfKEqeqs/Tw4qjMXF-eI/AAAAAAAAANQ/4qaSpYSUATI/s1600/jahe2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-UGWGfKEqeqs/Tw4qjMXF-eI/AAAAAAAAANQ/4qaSpYSUATI/s320/jahe2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5nYq2_DdovY/Tw4qj5ST1RI/AAAAAAAAANY/G80lZf5yi_w/s1600/jahe3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-5nYq2_DdovY/Tw4qj5ST1RI/AAAAAAAAANY/G80lZf5yi_w/s320/jahe3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kini bisnis yang dilakoninya semakin berkembang pesat.Bahkan dalam sehari ia bisa memproduksi sekitar 500 kg jahe. Jahe yangdiproduksinya pun dikemas dalam 3 varian kemasan; toples, sachet kotak dansachet.&amp;nbsp;Saat ini produk Cangkir Mas juga sudah bisa ditemukan dibeberapa minimarket di Jabodetabek dan hypermarket di seluruh Indonesia.“Mengenai harga untuk yang sachet dijual dengan harga sekitar Rp 2000 ” akunya.Saat ini untuk meningkatkan kapasitas produksinya, ia juga tengah menjalanikerjasama dengan para petani di beberapa kota untuk terus menanam jahe merah.Selama ini bahan baku berasal dari bengkulu, Lampung, Jawa dan Sulawesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bahkan, ia kini juga sudah membuka program kemitraan dengannama Red Ginger Corner, sebuah kemitraan yang menjual aneka varian rasa jahe.Saat ini outletnya sudah tersebar di 10 kota di tanah air seperti&amp;nbsp; Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Maduradan lain-lain. Untuk kemitraan harga yang ditawarkan berkisar 7,5 juta dansudah mendapatkan fasilitas lengkap dengan produknya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ke depannya Darul Mahbar berkeinginan untuk memantapkanbisnisnya dengan mengangkat jahe ke kelas resto, bukan hanya KK5. Terkait omsetia hanya berkelakar, “Yang jelas bisa melebihi gaji saat saya masih jadi DirutBPR dan bisa menghidupi 20 karyawan,” pungkasnya. &lt;i&gt;(majels)&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-5346887334481548910?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/5346887334481548910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/darul-mahbar-mantan-dirut-kini-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5346887334481548910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5346887334481548910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/darul-mahbar-mantan-dirut-kini-bisnis.html' title='Darul Mahbar, Mantan Dirut Kini Bisnis Jahe 500 Kg Sehari'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-4He52lW0jLI/Tw4qk8DHXXI/AAAAAAAAANg/R5VFvDsBaqM/s72-c/jahe4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-7687357569423226449</id><published>2012-01-05T04:44:00.000-08:00</published><updated>2012-01-08T19:37:22.882-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Tahu Petis Modern Dari Gerobak</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lPFGaObU8H0/TwpgZpdHqlI/AAAAAAAAAMI/dlmC-E81ZGY/s1600/PetisYudhistira.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="217" src="http://1.bp.blogspot.com/-lPFGaObU8H0/TwpgZpdHqlI/AAAAAAAAAMI/dlmC-E81ZGY/s320/PetisYudhistira.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Wieke adalah bukti bahwa lewat keberanian, kerja keras, wanita juga mampu sukses bergerak di bidang wirausaha. Berkembangnya usaha tahu petis yang sudah digelutinya sejak 2006 ini bukanlah tanpa halangan. Dimulai dari keberaniannya untuk melepaskan gaji tiap bulan dengan berbagai fasilitas sebagai karyawan kantoran yang merupakan keinginan sebagian orang. Wieke justru memilih gerobak sederhana dan tahu petis sebagai usaha yang digelutinya. Keputusannya saat itu pun mendapat tantangan pihak keluarga. Namun keinginannya untuk berwirausaha seperti tak terbendung.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berkat dukungan sang suami dan tekadnya bangkit. Memulai dari sebuah gerobak sederhana, Wieke menyadari bahwa belum banyaknya pengusaha yang melirik tahu petis sebagai bidang usaha. Itu sebuah peluang baginya. Bermodalkan uang 3 juta rupiah, Tahu Petis Yudhistira pertamanya dibuka dibilangan Tebet Jakarta Selatan. Lokasi pasar menjadi pilihannya untuk menjajakan tahu petisnya. Hal itu dilakukan untuk melihat bagaimana selera konsumen terhadap tahu petis buatannya sendiri. Baginya pasar juga merupakan tempat paling strategis untuk menjaring pembeli dalam rangka mengenalkan tahu petis ke masyarakat jakarta.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-aXfOlwDAHSs/TwpgbBmokxI/AAAAAAAAAMQ/_D9icD4lhvI/s1600/PetisYudhistira2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://4.bp.blogspot.com/-aXfOlwDAHSs/TwpgbBmokxI/AAAAAAAAAMQ/_D9icD4lhvI/s320/PetisYudhistira2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Melalui cita rasa yang ditawarkan oleh Tahu Petis Yudhistira- tahu pong yang lembut berpadu dengan petis yang manis, menjadikan tahu petis hasil olahan Wieke ini mampu mencuri perhatian.&amp;nbsp;Untuk melakukan inovasi Wieke hanya membutuhkan waktu dua bulan. Uniknya, Wieke melibatkan suami dan keluarganya yang berasal dari Sumatera untuk mencoba tahu petis buatannya. “Mereka bilang enak dan rasanya pas dilidah”, kenang Wieke. Petis buatan perempuan yang gemar hobi wisata kuliner ini memiliki rasa dan aroma udang yang kuat. Namun semuanya tidak berjalan lancar begitu saja, tempat berjualannya sering kena razia Satpol PP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun bagi perempuan kelahiran Semarang ini kendala itu tidak menyurutkan tekadnya. Ia mendapat kesempatan untuk berjualan di tempat yang lebih baik, dekat dengan swalayan di daerah Santa, Jakarta Selatan. Tak lama berselang iapun mampu melebarkan sayap bisnisnya ke pusat belanja modern, tepatnya di ITC Kuningan. Menyadari potensi tahu petisnya bisa merambah tidak hanya kalangan bawah tapi juga menengah keatas, lulusan Magister salah satu Universitas Swasta di Jakarta ini pun mulai fokus mengangkat citra jajanan tradisional tahu petis menjadi salah satu makanan modern.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-m952ayBbgRA/TwpgfIb5XzI/AAAAAAAAAMY/uKQWxMPUsVc/s1600/PetisYudhistira3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-m952ayBbgRA/TwpgfIb5XzI/AAAAAAAAAMY/uKQWxMPUsVc/s320/PetisYudhistira3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semua strategi itu menyangkut tampilan, kemasan, penyajian, cara penjualan, lokasi hingga pemasaran. “Saat itulah kita memikirkan brandingnya . Kita ingin tahu petis ini menarik dari mulai kemasannya, cara penyajiannya hingga marketingnya. Semua channel marketing kita manfaatkan, dari online, offline, serta pameran-pameran,hingga melalui media.”jelas ibu dari Livia Izzati ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berkat konsep yang kuat, tahu petis khas Semarang ini berhasil memasuki salah satu mal besar di Jakarta yaitu Plaza Indonesia. Bagi Wieke sendiri brand dengan konsep yang kuat merupakan kekuatan sebagai identitasnya sehingga bisa berkembang seperti sekarang ini. “Kita memperhatikan hal yang detail, tidak hanya dari kemasan dan logonya saja, tapi dari cara kita mengkomunikasikan produk. Ternyata trik itu berhasil. Walaupun makanan tradisional kaki lima tapi bisa dinaikkan gengsinya sehingga bisa dijual di tempat-tempat bergengsi”, ungkapnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-sM2NX6S5ZDk/Twpgfu5SNOI/AAAAAAAAAMc/6OaZiVkGgec/s1600/PetisYudhistira4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-sM2NX6S5ZDk/Twpgfu5SNOI/AAAAAAAAAMc/6OaZiVkGgec/s1600/PetisYudhistira4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Puncaknya pada tahun 2008, Wieke dengan tahu petis khas Semarangnya berhasil menjadi pemenang pada ajang wanita wirausaha yang diselenggarakan oleh salah satu majalah wanita di Jakarta. Dari kemenangan ini istri dari Donny Taufik ini mendapatkan tambahan modal yang digunakannnya untuk mengembangkan usaha. Namun baru pada bulan April 2010, ia menawarkan konsep waralaba bagi mereka yang ingin bermitra dengannya. Untuk membuka Tahu Petis Yudhistira investasi &amp;nbsp;yang dibutuhkan sebesar 11 juta rupiah, tidak termasuk lokasi, karyawan dan lemari pendingin.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dalam menjaga kualitas ini maka komunikasi merupakan sarat mutlak. Masalah apapun yang terjadi di gerai waralaba bisa ditemukan solusinya jika terjalin komunikasi. Dengan harga Rp. 2500 per potong, Wieke mempunyai target mitra akan balik modal dalam hitungan lima hingga enam bulan. Tergantung dari lokasi dan owner itu sendiri, sejauh mana ia punya keterlibatan untuk mengembangkan usaha ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lXy8-gI4ZFg/TwpghFUEQ7I/AAAAAAAAAMo/KUy4sltLLB8/s1600/PetisYudhistira5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-lXy8-gI4ZFg/TwpghFUEQ7I/AAAAAAAAAMo/KUy4sltLLB8/s320/PetisYudhistira5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saat ini pengembangan terus dilakukan Wieke dengan tidak hanya menjual tahu, tapi juga menjual bumbu petis dalam kemasan botol yang juga sudah tersedia di supermarket besar. Petis Yudhistira tidak hanya dapat dijadikan saus untuk aneka gorengan saja tapi dapat juga digunakan untuk bumbu masakan. Waralaba Tahu Petis Yudhistira pun berkembang signifikan. Dari hanya tiga gerai waralaba dalam setahun kini berkembang hingga 19 gerai. &lt;i&gt;(majels)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-7687357569423226449?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/7687357569423226449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/tahu-petis-modern-dari-gerobak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7687357569423226449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7687357569423226449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/tahu-petis-modern-dari-gerobak.html' title='Tahu Petis Modern Dari Gerobak'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-lPFGaObU8H0/TwpgZpdHqlI/AAAAAAAAAMI/dlmC-E81ZGY/s72-c/PetisYudhistira.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-3849659439429261593</id><published>2012-01-03T03:02:00.001-08:00</published><updated>2012-01-04T21:11:03.137-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entrepeneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Reza Nurhilman, Presiden 150 Jendral Maicih</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RXnBCDGyzMI/TwUwQPGwM6I/AAAAAAAAALw/FSbgZt4c9lo/s1600/Maicih4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://3.bp.blogspot.com/-RXnBCDGyzMI/TwUwQPGwM6I/AAAAAAAAALw/FSbgZt4c9lo/s320/Maicih4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Reza Nurhilman memang seorang Presiden RI (Republik Maicih) keripik pedas fenomenal yang dijajakan lewat twitter. Brand yang dibangun Axl-sapaan akrabnya- dari 500 mencapai puluhan ribu bungkus ditangani 150 jendral. Untuk mendapatkannya penggemar harus rela antri panjang pada mobil dimana Maicih bergentayangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Anak bungsu tiga bersaudara dari keluarga sederhana ini dibesarkan oleh seorang single parent, membuat Axl harus selalu bekerja keras. Selepas SMU selama empat tahun Axl tidak kuliah. Kondisi ini digunakan Axl untuk mulai berbisnis secara kecil-kecilan. Semua barang Axl jual dari mulai kaos hingga beberapa barang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ternyata keputusannya ini membawa Axl bertemu dengan seorang ibu-ibu paruh baya berpakaian kebaya tradisional yang mempunyai resep untuk membuat keripik pedas. Dari sinilah cikal bakal lahirnya Maicih yang membuat gempar remaja Bandung karena harus rela antre untuk mendapatkan keripik pedas ini. Nama Maicih sendiri terlahir dari kenangan masa kecil. “Maicih itu terlahir waktu saya masih kecil. Biasanya kalau saya dibawa mama kepasar, ada ibu-ibu tua memakai ciput dengan baju ala kadarnya. Setiap belanja ibu itu ngeluarin dompet kecil- biasanya hadiah dari toko emas yang ada resletingnya untuk menyimpan uang receh. Mama bilang itu dompet Maicih”, kenang Axl.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-C0eyENA7QPk/TwUwKL4xwkI/AAAAAAAAALY/9OhVGHiyF04/s1600/Maicih.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-C0eyENA7QPk/TwUwKL4xwkI/AAAAAAAAALY/9OhVGHiyF04/s320/Maicih.jpg" width="285" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Untuk keripik hasil buatannya Axl memasarkannya di kalangan terdekat terlebih dahulu dengan cara langsung mencari konsumen sendiri. Bandung adalah kota dimana Maicih lahir dan menjadi saksi tumbuhnya keripik pedas ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun semua berubah gara-gara Twitter – sebuah sosial media gratis di Internet.”Suatu saat ada orang yang pertama kali memberikan testimoni di Twitter yang menceritakan tentang enaknya keripik Maicih. Dia teman SMA saya. Dari situ berlanjut hingga hits seperti sekarang ini”. Tambah Axl.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semua itu berlanjut hingga banyak orang yang menceritakan di media sosial ini dengan antusias setelah mereka merasakan sensasi keripik pedas Maicih.&amp;nbsp;Twitter ternyata membuat banyak orang mengenal Maicih. Reza merasa bahwa social media online adalah media promosi yang tepat untuk produknya. Selain tidak harus berpromosi berkala, hanya dengan testimonial semua berjalan seperti efek bola salju. Menciptakan efek yang bergulir dengan biaya yang relatif murah. Inilah yang Reza namakan The Power of Retweet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9smUJCYDOpI/TwUwNyUcjeI/AAAAAAAAALo/M7UpRGt0wg8/s1600/Maicih3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-9smUJCYDOpI/TwUwNyUcjeI/AAAAAAAAALo/M7UpRGt0wg8/s320/Maicih3.jpg" width="214" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Strategi yang dipilih Reza menggunakan kekuatan social media ini terbukti sukses dengan semakin banyak orang yang mengetahui keberadaan Maicih. Dari awal penjualan yang hanya 500 bungkus, kini produksi Maicih sudah mencapai puluhan ribu. Keripik ini sudah berubah menjadi barang buruan fenomenal. Pembelinya rela mengantri berjam-jam untuk mendapatkan keripik superpedas ini. Bahkan diawal popularitasnya keripik ini pernah menimbulkan antrian panjang hingga ratusan meter.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bersama Fajar sahabatnya, Axl juga mengkonsep bisnisnya menjadi lebih unik. Mulai dari mengeluarkan tingkat level kepedasan dari level 1 dan 5 yang dimiliki Maicih hingga sebutan unikpun menjadi salah satu cara mereka untuk distributor atau reseller, mereka menyebutnya dengan sebutan Jenderal. Tidak hanya namanya saja yang unik, cara penjualan yang dilakukan para jenderal Maicih ini pun terbilang baru. Mereka melakukan dengan cara nomaden atau berpindah-pindah lokasi. Para pembeli yang ingin mengetahuin keberadaan Maicih harus mengikutinya secara online.Informasi keberadaan para Jenderal ini bisa diakses oleh pembeli melalui akun resmi maicih yaitu @infomaicih untuk twitter.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DWjlUZbxbmI/TwUwRaLgHII/AAAAAAAAAL4/iEG2a7aB4TY/s1600/Maicih5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-DWjlUZbxbmI/TwUwRaLgHII/AAAAAAAAAL4/iEG2a7aB4TY/s320/Maicih5.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jika para distributor atau reseller disebut Jenderal, maka Axl sebagai pemilik adalah Presiden. Idenya adalah supaya lebih mencolok ,maka mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Maranatha Bandung ini menyebut dirinya Presiden RI (Republik Inchiers – sebutan untuk penggemar keripik Maicih.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Seperti halnya sebuah negara, Republik Inchi juga memiliki menteri-menteri yang mengurus beberapa tugas. Ada menteri perhubungan yang tugasnya mengurus distribusi&amp;nbsp; dari Bandung keluar kota hingga keluar pulau. Lalu menteri pangan yang tidak lain bagian produksi dan packaging. Ada juga menteri keuangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-dvxihFxfoSI/TwUwS3KuA3I/AAAAAAAAAMA/Dn_uv1LcrKM/s1600/Maicih6.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-dvxihFxfoSI/TwUwS3KuA3I/AAAAAAAAAMA/Dn_uv1LcrKM/s320/Maicih6.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Inilah bukti dari sebuah keyakinan dan kerja keras, sosok imajiner atau benar-benar ada yang lantas menjadi sebuah brand dan media online yang disiasati dengan cerdik membuat anak muda yang belum genap dua tahun berbisnis ini sukses besar. “Dari awal saya punya keyakinan yang amat besar. Dulu saya mengejar konsumen. Walaupun sejauh apapun posisi mereka namun tetap saya kejar karena saya yakin bahwa nantinya mereka mengejar saya”katanya mantap.&lt;i&gt; (majels)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-3849659439429261593?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/3849659439429261593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/reza-nurhilman-presiden-150-jendral_03.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/3849659439429261593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/3849659439429261593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2012/01/reza-nurhilman-presiden-150-jendral_03.html' title='Reza Nurhilman, Presiden 150 Jendral Maicih'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RXnBCDGyzMI/TwUwQPGwM6I/AAAAAAAAALw/FSbgZt4c9lo/s72-c/Maicih4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-4853572044624942960</id><published>2011-12-29T01:33:00.001-08:00</published><updated>2012-01-03T02:29:09.556-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entrepeneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>D’Paris Silver Bisnis Kemilau Retail Perhiasan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-OOfg5B-K0UA/TwLVjgqODTI/AAAAAAAAAK8/EtIgin2-DME/s1600/DParis.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-OOfg5B-K0UA/TwLVjgqODTI/AAAAAAAAAK8/EtIgin2-DME/s320/DParis.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bisnis franchise kini kian merambah dalam berbagai jenis bidang usaha. Termasuk dalam bisnis retail perhiasan . D’Paris adalah satu-satunya jenis usaha retail perhiasan khusus silver yang diwaralabakan di Indonesia dengan total investasi 130-150 juta.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Untuk menunjang kecantikan dan fashion, biasanya kaum wanita memadukannya dengan perhiasan. Dahulu perhiasan emas memang lebih dominan digunakan karena dianggap lebih berharga. Namun memasuki era milenium perhiasan silver dan emas putih mulai mewabah dan dijadikan trend baru untuk fashion di dunia termasuk Indonesia. Bersamaan dengan maraknya penggunaan perak dan emas putih , saat itu muncul juga jenis usaha retail asesoris dan perhiasan yang mengusung balutan perak dan emas putih untuk semua jenis perhiasan sebagai barang dagangannya. Salah satunya D’Paris.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;D’paris memang bukan usaha retail perhiasan pertama di Indonesia. Namun hanya D’Paris yang bertahan dan berkembang dengan pesat sebagai usaha retail perhiasan silver di Indonesia. D’Paris dibuka pertama kali pada bulan Desember tahun 2001. Dulu berawal dari counter kecil saja yang berada di Mal Ciputra. Alasannya bapak Thomas Suhil pemilik D’Paris memilih bisnis asesoris dan perhiasan perak, karena yang dituju sebagai target marketnya adalah wanita. Wanita dimana-mana senang belanja dan ingin selalu cantik. Pokoknya wanita adalah target market paling mudah, khususnya wanita kelas mahasiswa dan ibu-ibu yang suaminya mapan bekerja. Selain itu pada tahun 2001 belum banyak bisnis perhiasan seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dini Andina, Public relations D’Paris mengatakan dulu D’Paris hanya disebut sebagai usaha retail asesoris karena harga perak masih lebih murah dibanding harga emas. Namun dengan perkembangan jaman, harga perak juga semakin naik . Dengan begitu perak sekarang dikategorikan perhiasan dan D’Paris pun sekarang menjadi retail perhiasan. Tidak hanya itu,bisnis yang sudah berjalan selama 10 tahun ini awalnya hanya menyediakan asesoris anting, cincin, kalung, gelang yang terbuat dari silver dan dilapisi emas putih. Penambahan jenis perhiasan pun dialami dari tahun ketahun . Pada saat trend body piercing di kalangan anak muda merebak, D’Paris menyediakan jasa body piercing dan menjual perhiasan dari Titanium.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah itu D’Paris menambah daftar barang dagangannya dengan perhiasan yang terbuat dari steel. Dan terakhir perhiasan Charm pun ikut meramaikan daftar perhiasan D’Paris.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ASfcTVGOF-A/TwLVvCnfL6I/AAAAAAAAALE/v494K1ih6uU/s1600/DParis2.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="http://4.bp.blogspot.com/-ASfcTVGOF-A/TwLVvCnfL6I/AAAAAAAAALE/v494K1ih6uU/s320/DParis2.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tidak hanya lengkap menyediakan berbagai jenis perhiasan yang 100% di impor dari China, Thailand,Hongkong dan Malaysia, soal kualitas kandungan perak dalam balutan perhiasan, D’Paris juga memberikan yang terbaik. Dhini mengemukakan soal kandungan steel&amp;nbsp; yang dijual di D’Paris tidak ada campuran nikel, dan dijamin tidak berkarat, tidak kusam dan tidak menimbulkan alergi. Kualitas silver dan steel pada perhiasan D’Paris adalah yang terbaik. Selain memberikan kualitas yang luar biasa D’Paris juga memberikan service untuk segala kerusakan , baik barang yang dibeli di D’Paris maupun produk lain. D’Paris juga menerima perhiasan silver ataupun lapis emas putih yang sudah rusak dan akan ditukar dengan voucher diskon belanja di D’Paris, kemudian akan diberikan garansi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Terhitung sejak tahun 2009, D’Paris mulai membuka kemitraan franchise. D’Paris membuka kesempatan kemitraan franchise kepada siapapun, tetapi dengan syarat tidak membuka gerai di kota Jakarta, Bandung dan Surabaya. Sampai saat ini, D’Paris sudah memiliki 35 outlet cabang sendiri dan lima gerai franchise. Istimewanya, D’Paris adalah satu-satunya bisnis retail perhiasan yang diwaralabakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Harga paket franchise yang ditawarkan terbagi menjadi dua tipe, yaitu 130 juta untuk counter kecil seluas 9 meter dan 150 juta untuk counter besar seluas diatas 9 meter. Yang membedakan antara counter kecil dengan counter besar adalah biaya barang dagangan. Adapun perincian dari total investasi yang ditawarkan tersebut adalah &lt;i&gt;franchise fee&lt;/i&gt; selama lima tahun, &lt;i&gt;design fee&lt;/i&gt;, training dan barang dagangan lengkap. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-UVqFOFPfngU/TwLV2VNSU-I/AAAAAAAAALM/rtuD5g1XZy0/s1600/DParis3.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="http://2.bp.blogspot.com/-UVqFOFPfngU/TwLV2VNSU-I/AAAAAAAAALM/rtuD5g1XZy0/s320/DParis3.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Namun harga investasi ini belum termasuk biaya pembuatan both dan biaya tempat. Sedangkan untuk pembagian keuntungan , D’Paris memberlakukan &lt;i&gt;royalti fee&lt;/i&gt; sebesar 5% perbulan dan &lt;i&gt;marketing fee&lt;/i&gt; 3% perbulan dari omset. Dikenakannya biaya &lt;i&gt;marketing fee&lt;/i&gt; karena hampir tiap bulan D’Paris selalu mengadakan promo seperti pemberian hadiah atau pengadaan diskon dan pemasangan iklan di berbagai media majalah. Dari penjelasan tersebut, Dini meyakinkan kalau franchise akan mengalami balik modal di bawah dua tahun. &lt;i&gt;(majels)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-4853572044624942960?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/4853572044624942960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/dparis-silver-bisnis-kemilau-retail.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/4853572044624942960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/4853572044624942960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/dparis-silver-bisnis-kemilau-retail.html' title='D’Paris Silver Bisnis Kemilau Retail Perhiasan'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-OOfg5B-K0UA/TwLVjgqODTI/AAAAAAAAAK8/EtIgin2-DME/s72-c/DParis.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-1100072695563723121</id><published>2011-12-27T20:24:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T01:43:40.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Prima Imaging, Foto Keliling Naik Kelas Dunia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-jUxI8bTckuM/TvqZ1AY2gII/AAAAAAAAAKM/Yo4Mxvj9vtg/s1600/primaimaging+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-jUxI8bTckuM/TvqZ1AY2gII/AAAAAAAAAKM/Yo4Mxvj9vtg/s1600/primaimaging+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berkat hobi dan passion Warren A Kiong sebagai direktur utama Primaimaging berkembang semakin maju. Perusahaan yang berdiri pada tahun 1981 ini diawali dengan usaha “ prepress and digital imaging house”, enam tahun kemudian menjadi penyedia alat-alat fotografi yang berkualitas tinggi untuk para komersial fotografer di Indonesia, mulai dengan menjual peralatan lampu studio ternama dan terbaik didunia, yaitu Broncolor Swiss, kemudian kamera Large Format Sinar, Foba studio&amp;nbsp; stand, ceiling rail system dan ballhead.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“ Visi kami untuk memajukan dunia fotografi di Indonesia terutama industri fotografi komersial atau periklanan agar menjadi sebuah industri kreatif &amp;nbsp;yang berkualitas tinggi dengan kemasan yang&amp;nbsp; dapat diterima dunia kedepannya” ujar Warren A Kiong.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selain sebagai suplier produk berkualitas, juga konsisten mengadakan edukasi melaluiseminar-seminar dengan para profesional fotografer&amp;nbsp; Indonesia bahkan fotografer ternama dunia Piart School merupakan komitmen edukasi bagi primaimaging , dengan membuka tiga tahapan fotografi yaitu : introduction class, basic lighting class serta intermediate class. Hingga kini telah menghasilkan alumnus 250 siswa terbaiknya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-fr9fJZ1Dn9c/TvqZ2NyBLtI/AAAAAAAAAKU/nA42tdvB5i0/s1600/primaimaging+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-fr9fJZ1Dn9c/TvqZ2NyBLtI/AAAAAAAAAKU/nA42tdvB5i0/s320/primaimaging+%25282%2529.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Peralatan fotografi tergolong mahal, begitu pula produk yang disediakan Primaimaging seperti lampu Broncolor Swiss, lampu Studio visatec Swiss, lampu Video Kobold Swiss, kamera Phaseone Denmark, Leaf Digital back system, kamera Mamiya Japan, lensa Schneider Germany, Filter B+W Germany, Photograpy accessories dan Ballhead FOBA Swiss, Tripod camera dan Video Gitzo italy, tas Kata Israel dan masih sederet lainnya. Untuk itu sejak berdirinya perusahaan ini memberi solusi bagi customernya, menyewakan peralatan mulai dari lampu studio sampai kamera medium format dengan harga relatif terjangkau. Prioritas ditujukan untuk para fotografer pemula yang belum dapat melakukan investasi tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Servis pada pelanggan adalah utama untuk menjalin partner bisnis, sebut saja Gramedia, Femina Group dan MRA Group, fotografer ternama di Indonesia Kayus Mulia, Ali Hawijono dan Roy Genggam atau Tarzan Studio, King Photo dan Matahari Group dan Centro, juga kampus-kampus ternama seperti UNTAR, Binus International, Trisakti dan Lassale Collage.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menempati gedung sebagai kantor pusat di KH Hasyim Ashari 44CD, Kemakmuran Jakarta Pusat, serta studio rental dan Piart School di Jl. Kran Raya no 28 Kemayoran Jakarta. Primaimaging kian berkembang dengan membuka dealer-dealer yang tersebar di kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya, Medan dan Bali. (majels)&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-zJDQZw_-7hg/Tvw1xHdkV0I/AAAAAAAAAKg/xdGLdQ00X8I/s1600/primaimaging+3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-zJDQZw_-7hg/Tvw1xHdkV0I/AAAAAAAAAKg/xdGLdQ00X8I/s320/primaimaging+3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VxKj6addB8c/Tvw1_wyKQKI/AAAAAAAAAKo/k0SuIGJn49U/s1600/primaimaging+4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-VxKj6addB8c/Tvw1_wyKQKI/AAAAAAAAAKo/k0SuIGJn49U/s320/primaimaging+4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vrD8uIntZsU/Tvw2Go6HQAI/AAAAAAAAAKw/fHw2_A1TUyE/s1600/primaimaging+5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-vrD8uIntZsU/Tvw2Go6HQAI/AAAAAAAAAKw/fHw2_A1TUyE/s320/primaimaging+5.jpg" width="239" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-1100072695563723121?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/1100072695563723121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/prima-imaging-foto-keliling-naik-kelas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1100072695563723121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1100072695563723121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/prima-imaging-foto-keliling-naik-kelas.html' title='Prima Imaging, Foto Keliling Naik Kelas Dunia'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-jUxI8bTckuM/TvqZ1AY2gII/AAAAAAAAAKM/Yo4Mxvj9vtg/s72-c/primaimaging+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-6232877295614504807</id><published>2011-12-16T15:31:00.000-08:00</published><updated>2011-12-27T20:22:28.674-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Gunawan Wibisono, Juragan Timun Mantan Wartawan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oOJCXp6pYX8/TvqZLABu-lI/AAAAAAAAAJw/A3xJUL-LhCQ/s1600/gunawan+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-oOJCXp6pYX8/TvqZLABu-lI/AAAAAAAAAJw/A3xJUL-LhCQ/s1600/gunawan+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;Turut membidani tabloid Monitor sampai terakhir tabloid Bintang Indonesia, merupakan 15 tahun perjalanan Gunawan Wibisono menjadi wartawan. Bosan “berkelahi” urusan deadline di media, dengan modal pesangon ahli fotografi ini hijrah ke Bogor menjadi petani, panenannya lele, jambu, kacang, timun dan lainnya hasilnya ton-tonan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bosan jadi pegawai dialami Gunawan Wibisono, sehari-hari bekerja mengurusi foto-foto para selebriti tanah air. Bila pemasukan tergantung dari aliran gaji bulanan, dengan usaha sendiri pemasukan itu menjadi tidak terbatas baik waktu maupun besarnya. Lewat keberanian semua itu dilakukan sendiri dengan segala resiko. “ Saya resign pas lengsernya Soeharto tahun 1998. Dengan modal pesangon seadanya, saya pindah ke Bogor. Cita-citanya mau jadi orang bebas. Hidup di desa tapi kalau bisa berpenghasilan seperti orang kota” ungkap pria kelahiran Tegal, 19 Januari 1964.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika biasanya mengoperasikan kamera, kini harus berkutat dengan produk-produk pertanian. Di desa Ciasmara yang merupakan sentra ikan mas, menumbuhkan minat awalnya untuk beternak ikan mas. Di kolam air deras, caranya sungai di bendung lalu airnya dialirkan masuk kolam semen. Berkat ikan mas ini, banyak penduduk desa yang menjadi tuan tanah, kaya raya bahkan bisa menunaikan ibadah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bisnis terkadang tak bisa diprediksi.&amp;nbsp;Tatkala krisis melanda tanah air, nilai dollar US dari 2 ribu melejit ke angka 17 ribu. Otomatis usaha pemeliharaan ikan mas banyak yang gulung tikar, akibat harga pakan serta komponennya yang masih impor tiba-tiba meroket. Misal pakan dari 40 ribuan perzak menjadi hampir 150 ribuan. “ Nah, ketika orang ramai-ramai angkat kaki. Saya justru baru masuk. Lebih parahnya banyak pembeli ikan atau tengkulak bangkrut. Akhirnya panenan ikan saya terlantar, terpaksa dijual ecer kiloan. Modal rusak, uangnya berantakan, usaha ikan mas pun tinggal sejarah” ucap pria berkacamata ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DwulVa1QaqQ/TvqZMBWIzII/AAAAAAAAAJ4/MNYx57DGX58/s1600/gunawan+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-DwulVa1QaqQ/TvqZMBWIzII/AAAAAAAAAJ4/MNYx57DGX58/s1600/gunawan+%25282%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pengalaman pertama gagal tidak membuatnya putus asa. Ia melakukan usaha plasma ayam potong, tinggal memelihara sedangkan bibit, pakan dan obat-obatan di tanggung perusahaan induk.lumayan sempat berkembang pesat, dari skala 3 ribu ekor menjadi 25 ribu ekor. Kendala datang ketika usaha membesar, masyarakat sekitar tidak setuju karena limbah dan bau. Belum lagi faktor sentiment lingkungan. Menurutnya memelihara ayam potong harus dikontrol ketat, karena bisa dicuri orang baik ayamnya maupun pakannya. Karena tekanan yang luar biasa akhirnya usaha inipun di stop total. Kenang anak pertama dari tiga bersaudara ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kegagalan kedua tidak mematikan semangatnya untuk beralih ke sektor pertanian. Menggunakan lahan dengan jalan mengontrak pertahun dengan membayar uang di muka. Lahan awalnya sempat mencapai 10 hektare, lantas dipangkas tinggal 3 hektare. Dari berbagai pengalaman tenyata hanya cabe lah yang paling potensial untuk ditanam. Bagaimana tidak, bila harganya tengah meroket selain masuk topik dalam rapat kabinet juga menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Bukan cerita aneh bila seorang petani membawa cabe ke pasar pulangnya bisa langsung menggaet sepeda motor baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi sebaliknya bila harga sedang runtuh atau terserang hama, seorang petani bisa jatuh bangkrut. Mengurus cabe bukan perkara mudah. Cabe adalah tanaman yang manja, rewel, mahal dan gampang terserang penyakit. Tetapi segala kesusahan ini akan terbayar bila saat panen tiba dan mendapat harga yang bagus.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selain cabe, timun juga sangat lumayan, terutama yang masih muda untuk lalap, hasil panennya bisa mencapai 12 ton. Begitu juga jagung yang banyak dimanfaatkan konsumen sebagai bahan sayuran atau panganan jagung bakar, biasanya panennya hingga 2 ton. Kacang panjang hasilnya juga sangat baik, pasar banyak membutuhkan terlebih saat lebaran untuk ketupat sayur. Ada pula jambu batu merah, sekitar 600 pohon setiap minggu panen hingga 3 ton.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-1EnsaX1BCT4/TvqZNJ1cH9I/AAAAAAAAAKA/8Ck-u5pkpzI/s1600/gunawan+%25283%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-1EnsaX1BCT4/TvqZNJ1cH9I/AAAAAAAAAKA/8Ck-u5pkpzI/s1600/gunawan+%25283%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Perkembangan kuliner di Jakarta yang cukup ramai, terutama kebutuhan ikan lele mencapai 150 ribu ton setiap hari&amp;nbsp; menjadi ceruk financial yang sangat menarik.&amp;nbsp;Apalagi peternak ikan lele baru bisa memenuhi separonya. Dari peluang ini Gunawan memanfaatkannya dengan beternak lele dari hulu hingga hilir. Artinya dari mengawinkan induk, meneteskan telur, memelihara larva, pembesaran hingga menjadi ikan siap dikonsumsi dan dilepas kepasaran. Awalnya sempat dikembangkan 60 empang dari 20 empang masing-masing berukuran 7 x 10 meter. Satu empang yang dibuat dari dasar plastik ini bisa menampung 1000 lele yang dipanen setiap 2 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika mengalami kegagalan, Gunawan tak menyerah bahkan terus melangkah dengan menyitir kata sakti idolanya, Bob Sadino, Mulai saja. Segala kesulitan yang timbul malah bagus dan menguatkan kita. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dimulai dengan merubah orientasi usahanya, biladahulu expansif sekarang intensif. Pengetatan jumlah pekerja tapi memilikiketrampilan tinggi. Pekerja yang dibayar mingguan dirangkul sebagai partner. Mereka juga memiliki bagian keuntungan bila hasil panen maupun harga pasarnya bagus. Itulah sebabnya para pekerja ini lebih militan dan lebih all-out.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sedang untuk market, sangatlah penting artinya bersinergi dengan orang pasar agar wawasannya lebih terbuka dan tidak berjalan sendiri. Karena kesal dengan ulah para tengkulak maka ia putuskan untuk menjual sendiri hasil panennya langsung ke pasar Induk Kemang – Bogor. (majels) &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-6232877295614504807?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/6232877295614504807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/gunawan-wibisono-juragan-timun-mantan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/6232877295614504807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/6232877295614504807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/gunawan-wibisono-juragan-timun-mantan.html' title='Gunawan Wibisono, Juragan Timun Mantan Wartawan'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-oOJCXp6pYX8/TvqZLABu-lI/AAAAAAAAAJw/A3xJUL-LhCQ/s72-c/gunawan+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-5302615251191634924</id><published>2011-12-09T06:47:00.000-08:00</published><updated>2011-12-23T20:06:06.563-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Muhammad David Octavian, Vermak Jeans Kelas Atas</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6YMGYLtPiOA/TvVPIzlDUhI/AAAAAAAAAJU/Wwi0WSzsaNI/s1600/david.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-6YMGYLtPiOA/TvVPIzlDUhI/AAAAAAAAAJU/Wwi0WSzsaNI/s320/david.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Usia muda berlatar belakang keluarga sederhana bukan berarti pintu sukses tertutup rapat. Dengan modal tabungan di masa remaja dan pengalaman menjajaki bisnis tanpa modal, David sukses (22) membangun usaha vermak khusus jeans branded premium. Langganannya kelas atas, bisa mengantongi 35 juta setiap bulannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menabung uang serta memupuk pengalaman bisnis di usia belia tidak sia-sia bila dilakukan dengan sepenuh hati, kerja keras dan komitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya adalah kesuksesan, seperti yang sudah dijalani&amp;nbsp;pemuda berdarah betawi, Muhammad David Octavian. Berasal dari keluarga sederhana, David sudah membiasakan diri untuk mandiri dan mencari uang tambahan dengan berbisnis kecil-kecilan&amp;nbsp; sejak duduk di bangku SD. Kini kerja keras dan hasil tabungannya itu sudah membawa dirinya menjadi pengusaha sukses di usia yang baru menginjak 22 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BRrgQ_QTa3M/TvVPKZauFgI/AAAAAAAAAJk/2clgFaoIHm4/s1600/david21.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-BRrgQ_QTa3M/TvVPKZauFgI/AAAAAAAAAJk/2clgFaoIHm4/s1600/david21.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Anak kedua dari pasangan Wawan Wahyudin dan Kokoy Rukoyah ini dikenal sebagai pebisnis muda sejak ia membangun satu-satunya vermak khusus jeans branded di Indonesia, Jakarta Jeans House (JJH). Namun kesuksesan bisnis yang dijalani tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perjuangan dimulai dari bawah; berjualan gelang rajutannya sendiri, menjual jaket, penyedia jasa percetakan sampai menjajakan pakaian di kampus, dilakoni David demi menjadi entrepreneur sejati. Memasuki masa SMA, kehidupan makin terasa berat. “ Pada saat SMA, itulah masa paling sulit dari saya. Saya harus melewati keseharian dalam pergaulan dengan teman-teman yang cukup tinggi taraf sosialnya. Kadang-kadang saya ingin sekali seperti teman-teman saya, ingin minta uang sama mama untuk jajan dan nongrong bareng teman-teman. Namun saya berpikir itu bukan solusi dan saya bertahan dengan bisnis membuat brosur, panflet, poster, spanduk untuk acara-acara sekolah” papar David.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Beratnya mengalami masa SMA, membuat David berpikir untuk tidak kuliah. Baginya kuliah hanya akan menambah beban bagi kedua orangtuanya. Namun keinginan orang tua sangat kuat untuk tetap menguliahkan David walaupun sang ayah hanya bekerja di bengkel mobil dan ibu bekerja sebagai penjaga toko. Akhirnya David pun kuliah di salah satu universitas swasta jurusan IT.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saat kulaih memasuki semesrter dua, David baru mengetahui kalau uang masuk kuliahnya adalah hasil jual gelang emas sang ibu. Sejak saat itu David bertekad mencari uang tambahan sambil kuliah. “ Dengan uang yang saya tabung selama masa sekolah, kira-kira 3 jutaan, saya berpikir untuk berbisnis lagi yaitu bisnis jualan baju untuk kalangan teman kampus. Setiap hari saya bangun jam 5 pagi, berangkat naik busway ke Mangga Dua, belanja pakaian laki-laki dan perempuan. Jadi setiap berangkat kuliah saya sudah pasti bawa dua tas yang isinya baju-baju dagangan saya” papar pemuda kelahiran Jakarta 29 Oktober 1989 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Setelah lama berkutat berjualan baju, akhirnya David menghentikan bisnis jualannya. David ingin menjadi entrepreneur sejati ; memiliki tempat usaha dan memperkerjakan beberapa karyawan. Seiring keinginan itu ternyata celana jeans import menginvasi Indonesia. Brand seperti Lee, Levis, Nudie, Tsubi, Ksubi, LeeCoper, Imperial, Cheap Monday, Truly Legend, April 77,Iron Heart dan lain sebagainya makin marak dipasaran. Namun, banyaknya pengguna jeans branded di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah jasa vermak khusus jeans premium tersebut. Menurut David selama ini memang banyak penjahit vermak jeans, tapi hasilnya kurang memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-OlCvgDAuS7s/TvVPJ84W_VI/AAAAAAAAAJY/UPQE3seASG4/s1600/david2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-OlCvgDAuS7s/TvVPJ84W_VI/AAAAAAAAAJY/UPQE3seASG4/s1600/david2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Gejala ini dijadikan David sebagai peluang usaha vermak khusus jeans premium. Maka pada Oktober tahun 2009, David mendirikan Jakarta Jeans House (JJH). “ Vermak jeans sih banyak dimana-mana tapi tidak ada taylor khusus tentang jeans branded. Dari sini saya mulai berpikir saya bisa mengambil kesempatan bisnis ini. Saya ingin memberikan solusi bagi mereka yang ingin menjaga kualitas jeans premiumnya walaupun sudah di vermak” ucap anggota termuda dari Himpunan Pengusaha Muda ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk membangun JJH, David kembali membuka pundi-pundi tabungannya, hasil putaran uang dari bisnis berjualan pakaian, terkumpul 15 juta. Dengan modal yang relatif kecil itu, David menyewa tempat di jalan Cipete yang berukuran 1,3 meter, membeli satu alat mesin khusus jeans , mesin obras khusus jeans dan renovasi tempat. Untuk mengembangkan kualitas vermaknya David membeli mesin Chainstich yang diimpor dari Jepang. Mesin ini berfungsi menghasilkan jahitan rantai yang bisa menghasilkan ropping effect yang biasa terdapat pada jeans-jeans import. Keaslian jahitan jeans import tersebut tetap terjaga meskipun sudah divermak. David meyakinkan kalau di Indonesia belum ada yang memiliki mesin seharga 35 juta ini selain JJH. Kualitas vermak yang dihasilkan membuat JJH menjadi pusat vermak jeans premium terbaik se Indonesia, bahkan se Asia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kini David memiliki tiga toko dan memperkerjakan delapan karyawan, setiap bulannya JJH mengerjakan 500 sampai 600 celana jeans import khusus di vermak. Harga vermak berkisar antara 17 ribu – 120 ribu rupiah. JJH juga menyediakan jasa custom jeans import atau menjahit baru dengan design pribadi pelanggan. JJH membantu membuatkan dengan menyediakan bahan jeans kualitas import dan dijahit dengan mesin yang terbaik pula. Untuk custom jeans harga yang dibanderol kisaran 538 ribu – 688 ribu rupiah. Dengan total produksi vermak dan custom tersebut , David mengakui omset JJH dalam sebulan mencapai angka 35 jutaan. (majels)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-5302615251191634924?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/5302615251191634924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/muhmmad-david-octavian-vermak-jeans.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5302615251191634924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5302615251191634924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/muhmmad-david-octavian-vermak-jeans.html' title='Muhammad David Octavian, Vermak Jeans Kelas Atas'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-6YMGYLtPiOA/TvVPIzlDUhI/AAAAAAAAAJU/Wwi0WSzsaNI/s72-c/david.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-6666387108485668200</id><published>2011-12-08T17:56:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T02:10:49.553-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>DR. H. Mashyari SE. MM, Tukang Minyak Menjadi Raja Jamu</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-66-__umorYM/TuSBDbgIaUI/AAAAAAAAAI4/TcMMU0HWkjs/s1600/mashyari.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-66-__umorYM/TuSBDbgIaUI/AAAAAAAAAI4/TcMMU0HWkjs/s1600/mashyari.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Datang ke Jakarta tanpa keahlian. Beragam pekerjaan dijalani seperti berjualan minyak hingga loper koran. Nasib membawanya ke bisnis jamu. Dan Mashyari pun melambung ke jajaran papan atas bisnis produk tradisional ini. Semuanya dilalui dengan penuh perjuangan, sampai kini sukses mengelola 6 perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Datang ke Jakarta niatnya hanya satu, Bekerja. Namun Jakarta memang kejam. Sebentar saja Mashyari sadar, ia berada di belantara kehidupan yang keras. Sadar kalau ia harus bekerja untuk bertahan hidup, Mashyari memutuskan untuk bekerja apa saja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pertama-tama sebagai tukang minyak, ia berjualan dengan gerobak keliling kampung. Lalu berjualan sebagai loper koran. Sederet pekerjaan lainpun dilakoninya. Sampai akhirnya ia berhasil menjadi salesman freelance. Profesi inilah yang membawanya ke jenjang hidup yang lebih baik. “Tahun 1980-an itu dari hasil salesman, saya bisa punya uang sampai 600 rupiah. Saya mampu membeli motor yang harganya saat itu 130 ribu rupiah” ceritanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mashyari lantas memutuskan untuk meneruskan sekolah. Ia masuk SMA. Sengaja ia mengambil sekolah siang hari agar tetap bisa bekerja. Kegemarannya membaca membawanya ke pintu perjalanan hidupnya yang baru. Suatu kali, ia membaca ramuan jamu yang lantas ia praktekkan secara otodidak. “ Bentuknya sangat sederhana. Hanya dirajang. Kemasannya plastik dengan label kertas yang difotocopy” kenangnya. Saat bekerja sebagai salesman, Mashyari juga menjajakan dagangannya. Ternyata banyak orang yang menyukai jamu ramuannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-B-b_TBCXiCk/TuSBFSf7evI/AAAAAAAAAJI/ogD01X9JQbM/s1600/mashyari3.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-B-b_TBCXiCk/TuSBFSf7evI/AAAAAAAAAJI/ogD01X9JQbM/s1600/mashyari3.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Yakin pada dagangannya, Mashyari mengambil keputusan berani, meninggalkan pekerjaannya sebagai salesman yang telah memberinya kehidupan lebih baik. Ia memutuskan menekuni bisnis jamunya dengan modal 16 ribu rupiah. Namun pengalaman bertahun-tahun sebagai salesman membuatnya&amp;nbsp; tahu kalau ia harus membuat jaringan pemasaran. Dan yang ia pilih adalah apotek.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi itu bukan pekerjaan mudah. Semua apotek menolak jamunya. Tapi Mashyari tidak kehabisan akal. Meski kerap dimarahi pemilik apotek, jamunya akhirnya diterima. “ Saat itu saya sering sekali dimarahi pemilik apotek, tidak laku dimarahi, laku juga dimarahi” ujarnya sambil tertawa. Soal yang terakhir karena Mashyari memang sedikit sulit dihubungi sang pemilik apotek jika persediaan jamu habis. Padahal jamu racikannya makin diminati orang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lantas apa yang membuat jamu racikan Mashyari laku keras ? “Iklan yang tepat” jawabnya. Mashyari memang piawai membaca kekuatan produk dan bagaimana memasarkannya. Ini adalah pengetahuan yang ia dapat dari pengalaman bertahun-tahun menjadi salesman. “ Jamu saya kan khusus untuk pria. Jadi saya rancang kata-kata promosinya yang mengena untuk kaum pria” ujarnya membuka rahasia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mashyari memang tahu betul bagaimana memasarkan produknya dengan bahasa yang tepat pada pasar yang tepat.&amp;nbsp;Meski sibuk berbisnis , Mashyari tidak lupa dengan sekolahnya. Ia bahkan menamatkan semua jenjang pendidikan hingga yang tertinggi yakni S3. Semua itu dilaluinya dalam dinamika bisnis yang tetap menjadi kesehariannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bisnisnya sendiri bukannya tanpa masalah. Suatu ketika, bisnis jamunya tersandung masalah. Mashyari bangkrut , namu ia kembali bangkit dan memilih untuk membangun bisnis jamunya kembali. Dengan cepat usahanya berkembang dan sukses. Namun malang tak dapat ditolak, usahanya bangkrut lagi. Semua harta bendanya habis untuk menutupi kerugian. Saat itulah Mashyari mengaku memasuki tahap lebih dalam proses pengenalan dirinya. Dirinya sampai pada kesimpulan bahwa ia sudah terlalu lama mengabaikan hak-hak Alloh, berbuat baik pada orang tua sampai pada tetangga dan keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perenungannya itu membuahkan hasil. Kini Mashyari makin mantap dalam berbisnis juga berkembang. Kini tak kurang 6 perusahaan telah ia miliki. Ia mengaku bisnisnya berjalan secara mengalir saja tanpa perencanaan ini itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-A3wzT1BRtX8/TuSBEg2Yx9I/AAAAAAAAAJA/38Fr1Isi1s8/s1600/mashyari2.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-A3wzT1BRtX8/TuSBEg2Yx9I/AAAAAAAAAJA/38Fr1Isi1s8/s1600/mashyari2.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sedangkan untuk bisnis yang lain berupa kost-kostan ia bisa meraup omzet jutaan rupiah perbulan. Padahal kost hariannya dijalankan dengan syariah islam yang ketat. Kalau tidak ada bukti pasangan yang resmi maka pasti akan ditolak. Tapi justru karena itulah makin banyak orang yang suka terutama tamu dari Malaysia yang mengaku lebih suka dengan kost islami ketimbang hotel yang bebas. (majels)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-6666387108485668200?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/6666387108485668200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/dr-h-mashyari-se-mm-tukang-minyak_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/6666387108485668200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/6666387108485668200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/dr-h-mashyari-se-mm-tukang-minyak_08.html' title='DR. H. Mashyari SE. MM, Tukang Minyak Menjadi Raja Jamu'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-66-__umorYM/TuSBDbgIaUI/AAAAAAAAAI4/TcMMU0HWkjs/s72-c/mashyari.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-801707121717646483</id><published>2011-12-06T02:26:00.001-08:00</published><updated>2011-12-11T02:02:26.754-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Noni Sri Ayati Purnomo, B. Eng., MBA Dengan 21 Ribu Blue Bird Modal Gadai Rumah</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3-QlDIpNWSc/Tt7PK0ZubCI/AAAAAAAAAIY/8Ewcu6V-gpM/s1600/noni+7_TJP.img_assist_custom.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://2.bp.blogspot.com/-3-QlDIpNWSc/Tt7PK0ZubCI/AAAAAAAAAIY/8Ewcu6V-gpM/s320/noni+7_TJP.img_assist_custom.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sejak usia dini, Noni sudah terlibat di perusahaan taksi yang dirintis sang nenek. Modal 2 mobil, berkat gadai rumah menjadi 25 mobil. Lulus SMA ia kuliah di Australia tamat tahun 1994. Lalu kembali&amp;nbsp; mengurusi Blue Bird, karena kurang gereget, lalu ia hengkang ke Amerika untuk menggenggam S2. Bekal inilah yang memoles Blue Bird hingga berkembang pesat menjadi 21 ribuan armada berikut menghidupi sekitar 31 ribu orang karyawan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Awalnya hanya dua mobil yang digunakan dan dijadikan taksi. Tapi ide kreatif sang nenek, Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono mampu dikembangkan dengan cerdik. Meski semula hanya taksi abal-abal karena perolehan ijin resmi yang sulit, dengan perjuangan keras akhirnya ijin itupun didapatkannya. Bahkan dalam perjalanannya untuk dapat modal pinjaman bank yang kemudian dibelikan 25 mobil, rumah keluarga pun terpaksa harus digadaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saat itu Noni kecil sudah terlibat dalam aktivitas dan mengurus keperluan para sopir taksi. Namun kegiatan itu terhenti ketika ia harus pergi ke Australia untuk melanjutkan pendidikan S1-nya. Disana Noni kuliah mengambil jurusan Teknik Industri. Setelah selesai ia kembali dan bekerja di Blue Bird sebagai supervisor di bidang operasional. Gajinya kala itu 70 ribu rupiah dan ia terbiasa kerja dari sore sampai jam 12 malam, karena paginya ia juga bekerja di tempat lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setahun bekerja dalam rangka memajukan perusahaan keluarga, Noni pun melanjutkan studi S2 di Amerika Serikat. Dua tahun kemudian ia pulang dengan menggondol ijazah master di bidang marketing dan finance. Kehadirannya kali ini memberikan warna baru dalam perusahaan. “ Saya bangun bisnis development. Tujuannya untuk ekspansi perusahaan dan perbaikan internal. Dengan komitmen semua pihak, strategi itu pun akhirnya membuahkan hasil” beber Vice President Business Development BBG kelahiran Jakarta, 20 Juni 1969 ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kini BBG telah menjadi perusahaan taksi terdepan dan ternama di Indonesia dengan puluhan ribu armada. Bahkan taksi ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat metropolis.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PJqC6A0qrnw/TuR_bCs6E-I/AAAAAAAAAIg/dTgrXxMRDn4/s1600/noni.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-PJqC6A0qrnw/TuR_bCs6E-I/AAAAAAAAAIg/dTgrXxMRDn4/s1600/noni.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-SZzEsy9ott8/TuR_eVhvH2I/AAAAAAAAAIo/Uhd-DiSNCP8/s1600/noni1.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-SZzEsy9ott8/TuR_eVhvH2I/AAAAAAAAAIo/Uhd-DiSNCP8/s1600/noni1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-yH7pWyxPx80/TuR_iFq09iI/AAAAAAAAAIw/LOn6w97jUJY/s1600/noni2.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-yH7pWyxPx80/TuR_iFq09iI/AAAAAAAAAIw/LOn6w97jUJY/s1600/noni2.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-801707121717646483?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/801707121717646483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/noni-sri-ayati-purnomo-b-eng-mba-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/801707121717646483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/801707121717646483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/noni-sri-ayati-purnomo-b-eng-mba-dengan.html' title='Noni Sri Ayati Purnomo, B. Eng., MBA Dengan 21 Ribu Blue Bird Modal Gadai Rumah'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-3-QlDIpNWSc/Tt7PK0ZubCI/AAAAAAAAAIY/8Ewcu6V-gpM/s72-c/noni+7_TJP.img_assist_custom.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-1997860118525286061</id><published>2011-12-05T00:50:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T18:19:55.881-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Dr. Sonia Wibisono Suplier Alat Kecantikan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-FX0xB_8o94M/Tt7NFKp5sNI/AAAAAAAAAH0/6VqLREBKt8E/s1600/sonia+wibisono.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-FX0xB_8o94M/Tt7NFKp5sNI/AAAAAAAAAH0/6VqLREBKt8E/s320/sonia+wibisono.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;Dokter cantik, murah senyum dan selalu berpenampilan fashionable ini kerap tampil di layar televisi menjadi presenter atau menjadi narasumber di acara kesehatan. Di sela-sela kesibukannya sebagai dokter dan wara-wiri di televisi, ternyata dr. Sonia Wibisono juga punya kesibukan berbisnis. Kali ini istri dari Robert Adhi Wardhana Wibisono ini membocorkan beberapa bisnis yang saat ini sedang dikelolanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sudah setahun, dr. Sonia menyuplai Platinum Electronic Roller Refa ke beberapa dokter dan klinik-klinik kecantikan. Refa adalah semacam alat kecantikan yang berbentuk roller dengan menggunakan arus listrik, namu diyakini dr. Sonia aman dan bisa mengencangkan kulit yang kendur pada permukaan wajah, leher, lengan, perut, paha dan betis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“ Dengan alat ini kita tidak perlu ke salon untuk urusan kecantikan. Saya sendiri sebagai orang yang punya banyak kegiatan sama sekali tidak punya waktu untuk ke salon. Makanya saya berpikir untuk menjadi supplier Refa yang saya datangkan langsung dari Jepang, karena alat ini sangat memudahkan saya” jelas perempuan kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1977 ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-7KDqcv8uniE/Tt7NEUiYQfI/AAAAAAAAAHw/bCypq2aGlj8/s1600/demo+refa.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-7KDqcv8uniE/Tt7NEUiYQfI/AAAAAAAAAHw/bCypq2aGlj8/s320/demo+refa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Selain berbisnis sebagai penyuplai alat kecantikan , dr. Sonia juga memiliki bisnis restoran dan event composer. Khusus restoran yang berada di Darmawangsa ini, dr. Sonia mengaku tidak banyak turun tangan untuk mengelola, semua diserahkan kepada temannya. Ia hanya sebagai investor. Selain itu, dr Sonia juga mempunyai bisnis event composer, sebagai penyelenggara talkshow kesehatan, kecantikan dan digabungkan dengan fashion show. Ia tengah juga memiliki project menulis buku The Doctors, bersama dokter lainnya seperti dr. Boyke, dr. Tompi dan dr. Lula Kamal. (majels)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-1997860118525286061?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/1997860118525286061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/dr-sonia-wibisono-suplier-alat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1997860118525286061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1997860118525286061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/dr-sonia-wibisono-suplier-alat.html' title='Dr. Sonia Wibisono Suplier Alat Kecantikan'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-FX0xB_8o94M/Tt7NFKp5sNI/AAAAAAAAAH0/6VqLREBKt8E/s72-c/sonia+wibisono.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-8936743503729433790</id><published>2011-12-04T07:26:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T18:15:32.844-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis Seleb'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Bisnis Dari Rumah, UKM On Line Dengan 35 Ribu Anggota</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-F-HTFDyJffk/Tt6U2j1Tm6I/AAAAAAAAAHY/zNGIl3r_LbU/s1600/BDR.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="http://2.bp.blogspot.com/-F-HTFDyJffk/Tt6U2j1Tm6I/AAAAAAAAAHY/zNGIl3r_LbU/s320/BDR.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Tekad membantu para pebisnis usaha kecil menengah (UKM) agar mampu memanfaatkan fasilitas on line demi memaksimalkan bisnis, pasangan suami-istri Cheriatna (BDR). Bisnis yang potensial dikendalikan dari rumah via 35 ribu anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah lebih dulu mengalami jatuh bangun dalam bidang usaha off line melalui sebuah blog maka muncul keinginan untuk berbagi.” Awalnya adalah pengalaman pribadi, saat saya dan keluarga sekitar tahun 2006 mengalami pengalaman pahit, bisnis off line yang kami buat ternyata tidak berhasil. Peristiwa tersebut ternyata membawa saya untuk bertemu dengan seorang anak muda dari Singapura yang telah menuai sukses bisnisnya dari internet” jelas Cheriatna. Hal tersebut memacunya untuk kembali memulai bisnis, tapi yang dipilihnya kali ini adalah media on line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah sekitar dua tahun menjalankan bisnisnya dari online, Cheriatna mulai merasakan hasilnya hingga berhasil mewujudkan beberapa impiannya. Hanya dengan menjual kompor gas via online, hingga sekarang merambah ke travel, Cheriatna mengaku dari hasil bisnisnya tersebut ia sudah mempunyai kendaraan sendiri hingga jalan-jalan ke beberapa negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lalu ia mulai sharing pengalamannya. Dari situlah komunitas Bisnis Dari Rumah terbentuk sejak berdiri dua tahun lalu. Sekarang, jumlah anggota BDR di laman facebooknya sudah mencapai lebih dari 35.000 orang. Basis kegiatan pertemuan dan pelatihannya kini tidak sebatas hanya kota Jakarta, Depok, Bekasi dan Bandung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Proses belajar yang dilakukan di dalam BDR memang offline, tapi tidak menutup kemungkinan jika ada yang menginginkan secara online. Bagi mereka yang ingin terjun ke bisnis ini Cheriatna mengingatkan bahwa berbisnis itu yang menentukan adalah attitude atau sikap bukan teknik.” Sikap seperti kita harus sabar dan tekun, disiplin. Harus online minimal punya waktu luang sejam untuk membangun bisnisnya dari laptop. Kemauan itulah yang harus dimiliki. Masalah teknik itu adalah hal yang gampang. Buktinya saya bukan lulusan IT hanya seorang lulusan SMA, tapi bisa” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semakin berkembangnya teknologi komunikasi memang memungkinkan bagi seseorang untuk mulai berbisnis dan melakukan transaksi perdagangan melalui dunia maya. Selain kemudahan dalam hal biaya, akses yang sangat luas dengan jangkauan ke seluruh dunia, bisnis online saat ini telah menjadi salah satu pilihan populer dalam usaha. Juga tersedianya fasilitas di dunia maya bagi kita yang ingin membangun dan mengembangkan bisnis sendiri seperti blog pribadi hingga situs jejaring sosial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-MNpwQjVhZcE/Tt6U_o5_5XI/AAAAAAAAAHo/_NlLpYndsdI/s1600/BDR2.php.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-MNpwQjVhZcE/Tt6U_o5_5XI/AAAAAAAAAHo/_NlLpYndsdI/s320/BDR2.php.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Namun tidak semua mampu memanfaatkan sarana ini dengan maksimal, sehingga cenderung berjalan ditempat dan tidak menghasilkan profit yang diharapkan. Disinilah peran Bisnis Dari Rumah untuk membantu mereka agar mampu memanfaatkan internet guna mencari pasar, mitra bisnis, hingga peluang bisnis lainnya dengan biaya marketing yang lebih murah dan efektif . Orientasi BDR adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) karena dianggap bisnis ini adalah riil. Di dalam BDR sendiri tergabung mulai dari bisnis tenda dan rias pengantin, renovasi rumah hingga menjual beras organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Masih banyak UKM yang memiliki produk yang potensial tapi kurang mengetahui bagaimana cara memasarkan, atau mengembangkan pemasaran produknya agar menjangkau pasar yang lebih luas. Itu membuatnya mengutamakan para UKM yang berkeinginan untuk memperluas bisnis via online. Keuntungan dari bisnis ini adalah kita memiliki kebebasan waktu dan kebebasan financial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cheriatna juga mengatakan jumlah pengusaha kecil menengah yang pernah mengikuti pelatihan BDR dan sekarang sukses menjalankan usahanya dengan memanfaatkan internet&amp;nbsp; sudah lumayan banyak. Ia menyebut nama Noer Rachman Hamidi, nama pengusaha yang sukses jadi eksportir sabut kelapa – diluar negeri dimanfaatkan untuk bahan baku isi jok kendaraan pengganti busa. Lalu ada Masrura Ramial pengusaha belut dan rotan. Ada juga Lina Rahmianti asal Karawang yang sukses menjual boneka melalui facebooknya serta Grace Ananta salah seorang anggota BDR Bandung dimana produk bonekanya diminati oleh pengguna dunia maya hingga mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--pDAS_wV2QM/Tt6U8cScYkI/AAAAAAAAAHg/w-NTqs3KRw0/s1600/BDR1.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/--pDAS_wV2QM/Tt6U8cScYkI/AAAAAAAAAHg/w-NTqs3KRw0/s320/BDR1.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jadi tunggu apalagi kalau anda ingin belajar kiat sukses berbisnis dari rumah dengan memanfaatkan teknologi internet silakan bergabung dengan laman Bisnis Dari Rumah di facebook dan mengikuti pelatihan bisnis online yang digelar BDR secara gratis. (majels)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-8936743503729433790?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/8936743503729433790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/bisnis-dari-rumah-ukm-on-line-dengan-35.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/8936743503729433790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/8936743503729433790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/bisnis-dari-rumah-ukm-on-line-dengan-35.html' title='Bisnis Dari Rumah, UKM On Line Dengan 35 Ribu Anggota'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-F-HTFDyJffk/Tt6U2j1Tm6I/AAAAAAAAAHY/zNGIl3r_LbU/s72-c/BDR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-7364018641360371192</id><published>2011-12-02T07:21:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T14:15:03.947-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Eno Netral, Omzet 300 Kaos Limited Edition</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-AIkvmVsVpa0/Tt6QmiN4CUI/AAAAAAAAAGY/_oKRC9YCFxA/s1600/eno+netral.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-AIkvmVsVpa0/Tt6QmiN4CUI/AAAAAAAAAGY/_oKRC9YCFxA/s320/eno+netral.JPG" width="225" /&gt;&lt;/a&gt;Kebiasaan mengenakan kaos dengan desain simpel tapi fashionable telah mengantarkannya menjadi pebisnis distro di kalangan selebritis. Dari sekadar menjalankan bisnis kaos secara konsinyasi, kini Eno sang penabuh drum grup band Netral sudah memiliki toko distro dengan produksi 300 kaos setiap bulannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Membangun bisnis bisa dimulai dari apa yang ada pada diri kita atau yang kita sukai. Sama halnya yang dilakukan Eno Netral. Disamping kesibukannya menabuh drum di grup band Netral, Eno juga sibuk mengelola bisnis distro Racerkids, yang dibangunnya sejak 2001.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berawal dari kesukaannya mamakai kaos-kaos dengan desain simpel namun unik sampai Eno bertemu dengan seorang teman yang menawarkan desain kaos dan mengajaknya berbisnis jualan T-Shirt. Dengan modal 10 juta rupiah Racerkids mulai berjalan. Eno sendiri khusus mengurusi bagian promosi karena memanfaatkan dirinya yang merupak seorang public figure sedangkan temannya bagian produksinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Alasan pria bernama lengkap Eno Gitara Ryanto ini memilih berjualan kaos karena menurutnya penjualan kaos lebih besar dibandingkan celana, topi dan sepatu. Selain itu memang dari awal Eno sendiri punya konsep bisnis berdagang kaos-kaos yang simpel, bisa dipakai sehari-hari saja dan cocok dipakai saat manggung.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Omset penjualan kaos dengan sistem konsinyasi ternyata hasilnya cukup lumayan. Maka pada tahun 2003 Eno mengembangkan bisnis distro Racerkids ke dalam toko yang berada dijalan Supomo Pancoran. Dan kini toko Racerkids telah berpindah ke jalan Tebet Barat Dalam Raya no 12.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mengalami pindah toko sampai tiga kali dari tempat kecil ke bangunan yang lebih besar, membuktikan kalau distro milik Eno mengalami perkembangan dan otomatis omset juga bertambah. Sebagai permulaan dulu hanya berjualan kaos-kaos saja, tapi sekarang toko sudah mulai banyak isinya, tidak sekadar kaos saja. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sekarang Racerkids menyediakan polo shirt, denim, sepatu, belt, topi, asesoris.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pokoknya kebutuhan fashion. Dan dalam sebulan distro ini produksi ulang kaos sebanyak 200-300 kaos, dengan harga jual antara 100 ribu sampai 150 ribu rupiah. Denim dihargai sekitar 200 ribuan, asesoris dan belt antara 100 ribu sampai 300 ribu. Sedangkan sepatu Racerkids dikenakan harga 300 ribuan, topi 75 ribu sampai 100 ribu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tidak hanya beromset 300 kaos yang habis tiap bulan,namun Eno juga sudah melakukan produksi sendiri untuk produk kaosnya. Dari desain, proses jahit sampai sablon dikerjakan karyawan Eno di Bandung. Istimewanya lagi, desain kaos yang diproduksi Eno adalah Limited Edition.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;“Desain kaos racerkids adalah limited edition, karena di produksi sedikit untuk satu jenis desain. Pelanggan saya adalah pembeli yang selektif dan saya tidak mau kalau kaos Racerkids banyak dipakai dengan desain yang sama karena pasarannya jadi turun. Saya ingin konsisten dengan bisnis . Jangan gara-gara satu desain laku keras maka produksinya diperbanyak. Saya selalu yakinkan ke pelanggan kalau kaos racerkids itu limited edition, harga terjangkau, tapi kualitas bahan bagus” pungkas Eno. (els)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-HfUDgekU0hU/Tt6QsIGeWyI/AAAAAAAAAGg/L82IdTCvpis/s1600/enonetral1+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-HfUDgekU0hU/Tt6QsIGeWyI/AAAAAAAAAGg/L82IdTCvpis/s320/enonetral1+%25281%2529.JPG" width="314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-c_rUIOiHV7E/Tt6RRgXlL2I/AAAAAAAAAHE/esgvbiMF2JM/s1600/enonetral1+%25282%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="222" src="http://1.bp.blogspot.com/-c_rUIOiHV7E/Tt6RRgXlL2I/AAAAAAAAAHE/esgvbiMF2JM/s320/enonetral1+%25282%2529.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8gNRIh0hSBE/Tt6Qw4wrYuI/AAAAAAAAAGw/gzTLwCjXwKI/s1600/enonetral1+%25283%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-8gNRIh0hSBE/Tt6Qw4wrYuI/AAAAAAAAAGw/gzTLwCjXwKI/s320/enonetral1+%25283%2529.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-7364018641360371192?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/7364018641360371192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/eno-netral-omzet-300-kaos-limited.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7364018641360371192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/7364018641360371192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/eno-netral-omzet-300-kaos-limited.html' title='Eno Netral, Omzet 300 Kaos Limited Edition'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-AIkvmVsVpa0/Tt6QmiN4CUI/AAAAAAAAAGY/_oKRC9YCFxA/s72-c/eno+netral.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-8604718536876193238</id><published>2011-12-01T07:25:00.001-08:00</published><updated>2011-12-06T18:24:37.488-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Daliza Music Centre, Reparasi Alat Musik Omzet 25 Juta</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DoQJ2kBr1Os/TtefK9NZBlI/AAAAAAAAAGA/M2mqgP2nzCU/s1600/daliza+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="311" src="http://1.bp.blogspot.com/-DoQJ2kBr1Os/TtefK9NZBlI/AAAAAAAAAGA/M2mqgP2nzCU/s320/daliza+%25281%2529.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Makin besarnya minat bermusik ternyata membuka peluang bisnis servis alat-alat musik. Siapa sangka jasa reparasi ini ternyata sanggup mendulang omzet hingga puluhan juta ? Dana Suhana sudah membuktikannya. Mantan karyawan di sebuah perusahaan otomotif ini kini sukses menapaki bisnis jasanya setelah nekat mengikuti minatnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dana memulai bisnisnya dengan usaha sewa peralatan musik. Saat makin berkembang Dana pun memboyong usahanya kesebuah ruko agar lebih fokus. Saat itu, ia mengaku hanya bermodalkan 30 juta yang digunakan untuk membangun studio dan membeli alat-alat musik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bisnisnya ternyata berkembang. Daliza, begitu ia menamakan bisnisnya, akhirnya berkembang tidak hanya sewa menyewa alat musik&amp;nbsp; dan studio tapi juga sekolah, maintenance bahkan konsultan musik. “Tahun 2008, saya putuskan untuk hengkang dari kantor tempat saya bekerja dan fokus menekuni bisnis ini” papar Dana.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keputusannya itu ternyata tepat. Daliza makin berkembang. Namun berkembang bukan dari sisi banyaknya jasa yang ditawarkan, tapi dari makin tajamnya fokus bisnis yang dibidik.” Sekarang saya lebih memfokus kan pada servis alat musik dan terutama gitar, namu bukan mass product melainkan custom guitar” ujar Dana. Padahal saat itu custom guitar belumlah menjadi pilihan yg populer.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-X42Bv2QInjw/TtefMpV8FVI/AAAAAAAAAGI/PKv3N1Qt6c8/s1600/daliza+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="227" src="http://1.bp.blogspot.com/-X42Bv2QInjw/TtefMpV8FVI/AAAAAAAAAGI/PKv3N1Qt6c8/s320/daliza+%25282%2529.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Tak mau menyerah Dana terus berpromosi memanfaatkan jaringan. Kini custom guitar sudah makin diminati dan produk buatannya, Syukey juga makin dicari penggemar guitar. Untuk servis Daliza mematok harga yang variatif, tergantung kerusakan.” Antara 75 rb hingga 100 rb untuk pengecekan dan 200 rb-500 rb untuk perbaikan” ungkap Dana. “Untuk set-up biaya yang diterapkan antara 100rb-250rb rupiah. Umumnya service yang dilakukan Daliza berupa setting, set-up dan characterize. Waktunya relative, bisa beberapa hari hingga 2 minggu. Seringkali terbentur di masalah spare part, terutama di produk yang after-sale servicenya jelek”paparnya lagi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dana mengakui dengan patokan harga seperti itu, dana bisa mengantongi keuntungan hingga 25 juta rupiah. Dana yang kini telah memiliki 5 orang karyawan mengaku bisnis ini prospeknya bagus. Pemain di bisnis ini makin banyak. Ini disebabkan makin tingginya minat bermusik di kalangan masyarakat serta makin sadarnya menggunakan produk yang berkualitas. Di indonesia custom guitar belum populer tapi sebenarnya harga tidak jauh berbeda dengan guitar biasa yang di upgrade. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saat ini workshop Daliza mampu memproduksi 3-5 buah custom guitar tiap bulan. Sampai saat ini untuk service custom guitar sudah melayani pelanggan dari kota-kota di Jawa dan luar jawa, professional, amatir dan juga musisi yang sudah beken. (majels)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lu0YFepmi2c/Tt7OOVdDUMI/AAAAAAAAAIQ/cG1A40vuxn8/s1600/daliza.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-lu0YFepmi2c/Tt7OOVdDUMI/AAAAAAAAAIQ/cG1A40vuxn8/s320/daliza.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-8604718536876193238?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/8604718536876193238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/daliza-music-centre-reparasi-alat-musik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/8604718536876193238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/8604718536876193238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/12/daliza-music-centre-reparasi-alat-musik.html' title='Daliza Music Centre, Reparasi Alat Musik Omzet 25 Juta'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-DoQJ2kBr1Os/TtefK9NZBlI/AAAAAAAAAGA/M2mqgP2nzCU/s72-c/daliza+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-4907528114888977231</id><published>2011-11-29T05:02:00.000-08:00</published><updated>2011-12-06T18:22:20.967-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis entrepeneur'/><title type='text'>Gilang Ramadhan Studio Band, Empat Tahun 25 Cabang</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-DMpDM3qrXaA/TtTcq2AJKzI/AAAAAAAAAFw/5wmDAfRMkd0/s1600/gilang-ramadhan+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://2.bp.blogspot.com/-DMpDM3qrXaA/TtTcq2AJKzI/AAAAAAAAAFw/5wmDAfRMkd0/s320/gilang-ramadhan+%25281%2529.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Keinginannya untuk mengajarkan bermain musik khususnya drum bagi semua kalangan adalah motivasi awal seorang Gilang Ramadhan hingga membuatnya terjun ke dunia bisnis melalui lembaga pendidikan drum yang dirintisnya sejak empat tahun yang lalu. Dengan metode pengajaran yang fun dan inovatif, walau masih terbilang baru, Gilang Ramadhan Studio Band telah mampu berkembang hingga 25 cabang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pendidikan musik sejak dini penting bagi perkembangan seorang anak. Khususnya drum dimana anak dilatih untuk menggerakkan seluruh bagian tubuhnya. Secara tidak langsung ia telah melakukan olahraga, olah jiwa hingga olah rasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Umur dua hingga lima tahun merupakan usia yang baik untuk mereka yang ingin anaknya mulai belajar musik. “Semakin muda maka semakin mempengaruhi mereka dalam pembentukan otak. Dengan bermain drum mereka diajar melatih motorik mereka dari mulai pergerakan kaki, tangan,mata serta pendengaran. Ini bisa menambah tingkat IQ “kata Gilang Ramadhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Komitmennya untuk membantu mengembangkan para calon pemain drum yang berbakat diwujudkan dengan memberikan pelayanan yang terbaik namun dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Selain tentu saja mematahkan banyaknya pemahaman bahwa bermain musik itu mahal. Ini sebabnya Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) yang baru empat tahun berdiri ini telah memiliki cabang di beberapa kota besar di tanah air dari mulai Samarinda, Batam, Pekan Baru, Surabaya, Solo hingga Sumatera Barat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kU-E5ej2uCk/TtTcsNjt2zI/AAAAAAAAAF4/qCLJ7kVJ_io/s1600/gilang-ramadhan+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="144" src="http://3.bp.blogspot.com/-kU-E5ej2uCk/TtTcsNjt2zI/AAAAAAAAAF4/qCLJ7kVJ_io/s320/gilang-ramadhan+%25282%2529.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Walau menawarkan dengan harga terjangkau, konsep yang ditawarkan GRSB juga tidak biasa. Gilang yang pernah mengenyam pendidikan di Hollywood Professional School, Majoring in Music dan Los Angeles City Collage, Under Graduate level, Majoring in Percussion inii bahkan telah membuat kurikulum sendiri yang disesuaikan dengan sistem pendidikan di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan berbagai kelas yang ada di GRSB, biaya kursus dari mulai 150 ribu hingga 250 ribu sedangkan untuk privat sebesar Rp1.500.000. Konsep kerjasama pun ditawarkan bagi mereka yang ingin terjun ke bisnis ini dengan investasi mencapai rp 250 juta. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZKSHj-QWmJc/Tt7NwZAfOuI/AAAAAAAAAIA/KN3qJamF5ic/s1600/gilangramadhan1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZKSHj-QWmJc/Tt7NwZAfOuI/AAAAAAAAAIA/KN3qJamF5ic/s320/gilangramadhan1.jpg" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bagi ayah tiga putri ini, GRSB diharapkan mampu memfasilitasi para remaja dan anak-anak yang memang ingin belajar drum dengan sungguh-sungguh&amp;nbsp; sebagai wujud mengolah karsa , karya dan apresiasi terhadap musik. (els)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-kdIWAeQZVns/Tt7NxNODe6I/AAAAAAAAAIE/OKaQzs0S0Cc/s1600/gilangramadhan2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-kdIWAeQZVns/Tt7NxNODe6I/AAAAAAAAAIE/OKaQzs0S0Cc/s320/gilangramadhan2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-4907528114888977231?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/4907528114888977231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/gilang-ramadhan-studio-band-empat-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/4907528114888977231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/4907528114888977231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/gilang-ramadhan-studio-band-empat-tahun.html' title='Gilang Ramadhan Studio Band, Empat Tahun 25 Cabang'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-DMpDM3qrXaA/TtTcq2AJKzI/AAAAAAAAAFw/5wmDAfRMkd0/s72-c/gilang-ramadhan+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-8401535593009960058</id><published>2011-11-28T05:12:00.000-08:00</published><updated>2011-11-28T05:20:44.232-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Es Puter dari Kampung Ke Hotel</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yvGPEsUPic4/TtOKBgzUoXI/AAAAAAAAAEY/jEwrpfjldFQ/s1600/es-puter-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="http://2.bp.blogspot.com/-yvGPEsUPic4/TtOKBgzUoXI/AAAAAAAAAEY/jEwrpfjldFQ/s320/es-puter-1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Bermula menjaja es mong-mong keliling kampung, Muhammad Supri sukses menjadi juragan es puter. Tahun 1985, es puternya naik gengsi dipesan hotel berbintang. Krismon 1998 bisnisnya terpuruk, dengan tertatih ia mulai bangun lagi dengan Istana Es Puter.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika disetiap resepsi pernikahan selalu dihadirkan gubug minuman es puter. Sajian menu penutup favorit ini tak lepas dari usaha yang dilakukan Muhammad Supri. Konon tahun 1983 ia menjalankan usahanya dengan modal awal Rp 75.000. Setiap hari ia menjajakan dengan menggunakan gerobak dorong dilengkapi pukulan kenong gamelan. Usaha ini berkembang hingga memperkerjakan 30 orang pedagang keliling.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Akhirnya es puternya naik gengsi menempati meja pesta sekelas hotel berbintang lima. Awalnya tahun 1985 seorang pengusaha katering memesan es puter dengan rasa istimewa untuk hidangan resepsi pernikahan di Hotel Hilton. Dengan cara mengotak-atik agar tercipta rasa lezat. Ternyata ketika dihidangkan es puternya habis diserbu para tamu. Yang berarti tastenya cocok untuk orang gedongan. Sejak itu usaha es puternya kebanjiran permintaan konsumen khususnya dari kalangan menengah ke atas. Hotel-hotel yang menjadi pelanggan setianya seperti Hotel Grand Hyatt, Hotel Menara Imperium dan Niko Hotel.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berbekal kegigihan dan kerja kerasnya, Muhammad Supri berhasil menjadikan bisnisnya tetap bertahan dari berbagai gelombang yang menerpa. Setelah mengalami kemunduran pada tahun 1998 berbarengan krismon, Muhammad Supri tidak lekas menyerah. Ia tetap berusaha bangkit dari keterpurukan dan tetap mempertahankan bisnis kulinernya. Kini kedai es puter yang didirikan sejak tahun 1990 ini sudah mulai ramai kembali. “ Semua butuh proses , tidak ada yang instan dalam menggapai keberhasilan”. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pada awalnya Istana Es Puter berlokasi di kawasan Pasar Minggu, namun sejak 1995 lokasinya berpindah di samping Simpang Halte Poltangan Tanjung Barat, Pasar Minggu. Kedai milik pria keturunan Betawi-Cirebon ini sekarang sharing dengan Resto Raja Hiu dan Resto Soto Batok. Kedai yang dikelola pria penyuka musik dan ukiran tradisional ini buka mulai jam 10 siang hingga 11 malam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keunggulan produk es puternya yaitu pengolahan dengan memanfaatkan bahan seperti buah-buahan fresh, tanpa penambahan bahan pengawet, pemanis buatan atau essen. Selain menu es puter tersedia pula menu yang menjadi unggulan seperti siomay, kambing guling, es doger, dan menu lainnya sebagai pelengkap pada event-event khusus seperti pernikahan, rapat kantor dan acara lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Omzet yang didapat dari Istana Es Puter perbulannya sebelum mengalami kemerosotan sekitar 50 juta ke atas, namun sekarang pendapatannya menurun hanya sekitar 20 juta saja. Pemasaran penjualan es puternya biasanya via telepon dan pemesanan secara langsung.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Promosi melalui media online belum dilakukan karena menghindari ketidaksiapan dari sisi operasional dan tenaga kerjanya sekarang. Menurut pria yang berlatar belakang pendidikan otomotif ini mengutamakan kepuasan pelanggan adalah hal yang paling utama. Rencananya tahun depan Muhammad Supri akan membuka usaha showroom mobil. Sukses selalu (els)&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZAvQk5ZW7TI/TtOKDUzQTvI/AAAAAAAAAEg/0rN2TPbAqis/s1600/es-puter-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="312" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZAvQk5ZW7TI/TtOKDUzQTvI/AAAAAAAAAEg/0rN2TPbAqis/s320/es-puter-2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_aogyhKeLpc/TtOKEqIqHxI/AAAAAAAAAEo/zsV6gtVFnzc/s1600/es-puter-3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="190" src="http://2.bp.blogspot.com/-_aogyhKeLpc/TtOKEqIqHxI/AAAAAAAAAEo/zsV6gtVFnzc/s320/es-puter-3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-8401535593009960058?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/8401535593009960058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/es-puter-dari-kampung-ke-hotel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/8401535593009960058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/8401535593009960058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/es-puter-dari-kampung-ke-hotel.html' title='Es Puter dari Kampung Ke Hotel'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-yvGPEsUPic4/TtOKBgzUoXI/AAAAAAAAAEY/jEwrpfjldFQ/s72-c/es-puter-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-5407632442008000210</id><published>2011-11-26T04:52:00.000-08:00</published><updated>2011-11-28T05:34:51.783-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Widodo Disto Dengan Kedai Patin Kegemaran Seleb</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-T_dHZlwnxjo/TtONckv0sQI/AAAAAAAAAFA/EWVDf4yl4Qo/s1600/kedai-disto3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-T_dHZlwnxjo/TtONckv0sQI/AAAAAAAAAFA/EWVDf4yl4Qo/s320/kedai-disto3.jpg" width="266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sekadar coba-coba dari hobi memasak sewaktu masa kuliah di Yogya. Pemasarannya pun lewat tukang sayur keliling. Kini ia membuka Kedai Disto, tempat yang homey, menu khas ikan patin,juga suguhan musik keroncong menjadi daya tarik pelanggan termasuk para artis dan seniman.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tak kurang dari Hanung Bramantyo, Angel Karamoy, Samuel Rizal, Alex Komang, Tyas Mirasih, Tengku Ryan, Tompi, Maliq n Déssentials, The Groove,Sheila On 7 dan masih banyak lagi seleb yang kerap menyambangi Kedai Disto. Venue sederhana, namun dibalik keremangan malam tercipta suasana familiar. Sembari menikmati menu khas ikan patin, pengunjung di dalam maupun di teras bebas bercengkrama, diiringi lantunan musik jazz dan keroncong.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cukup panjang Disto menggali proses kesuksesan ini. Awalnya ia suka masak karena kost saat itu di Yogya. Jika ada tukang sayur maka Disto menitipkan masakannya ke tukang sayur itu. Idenya karena tukang sayur disana selalu lewat tempat perumahan elite di Yogya, maka terpikir kenapa tidak menitipkan masakan jadi ke sana. Ternyata menu kepiting yang dibuat laris manis. Mengetahui hasil masakannya disukai banyak orang dan laku keras&amp;nbsp; maka muncul cita-cita Disto untuk membuat restoran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menghabiskan sebagian masa kecilnya di Yogya, terpisah dari kedua orangtuanya yang saat itu tinggal di Jakarta, membuat Disto mulai akrab dengan dunia bisnis. Dimulai dengan membuat tas kulit untuk menambah uang saku. Sedangkan hobi memasak dimulai ketika Disto sering membantu ibunya di dapur, terutama ketika di rumahnya digelar hajatan besar. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Memasak yang awalnya menjadi kepuasan untuk sendiri akhirnya dijalani lebih serius pada tahun 1999 dengan membuka rumah makan. Tahun 1997 saat ia hijrah ke Jakarta sesudah menyelesaikan studinya di fakultas hukum, keinginan Disto untuk mulai merintis usaha kurang berjalan mulus. Pilihannya bergelut di dunia bisnis saat itu kurang mendapat dukungan dari keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bagi Disto terjun ke dunia usaha ibarat dunia liar. Kita sendiri yang membuat aturannya. Hal tersebut menjadikan tantangan tersendiri baginya, ketimbang bergerak di bidang lain. Ia lalu mencoba mendirikan sebuah restoran di bilangan Kebon Jeruk. Sayang kurang mendapat sambutan yang baik. Akhirnya Disto mulai mencari konsep bagaimana agar makanan dan restonya dapat menarik para peminat kuliner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ahLTB2-P4Qc/TtONZrZOh3I/AAAAAAAAAEw/6SoaPdRmXmo/s1600/kedai-disto1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-ahLTB2-P4Qc/TtONZrZOh3I/AAAAAAAAAEw/6SoaPdRmXmo/s320/kedai-disto1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ia belajar dari mereka yang sudah lebih dulu sukses. Sebagian besar dari mereka melakukan sesuatu yang baru dan akhirnya menjadi pelopor. Disto pun melakukan inovasi terhadap restonya yang diberi nama Kedai Disto dengan mengkhususkan kepada masakan olahan ikan patin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menu ikan patin dipilih supaya berbeda dengan rumah makan lain yang banyak terdapat di kawasan Cipete. Untuk memperkenalkan kedainya, Disto yang juga seorang musisi ini memanfaatkan jaringan musik untuk memperkenalkan kedainya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Teman-teman sesama musisinya pun tidak luput dari ajakan Disto untuk mencoba resep ikan patin hasil racikannya. Usaha lulusan Universitas Atmajaya ini untuk menarik teman-temannya untuk mengunjungi kedainya juga bukan tanpa kesulitan.Melalui konsep dekorasi yang terbilang cukup sederhana, banyak dari mereka yang menolak diajak ke kedainya. “Pertama mereka diajak kesini awalnya tidak mau. Waktu itu seperti warteg. Gila aja lho diajak ke tempat seperti ini ! kata mereka, namun karena yang kita tawarkan makanan yang enak, akhirnya mereka menyukai tempat ini”ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kini lewat kesan sederhana yang homey, Kedai Disto yang terletak di Jl Cipete Raya ini menjadi terkenal melalui racikan makanan yang enak, murah dan ramah.&amp;nbsp;Andalan utama resto ini adalah sajian ikan patin goreng maupun bakar lengkap dengan sambal hijau. Tidak hanya menjual ikan patin saja , demi membuat nyaman tamu-tamunya di kedai ini, Disto juga menyediakan tempe penyet , ayam bakar, sampai spaghetti. Untuk menjamu tamu kedai ini juga menyuguhkan alunan musik keroncong.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan harga menu Rp 30.000 hingga Rp 90.000 sehari Kedai Disto mampu menghabiskan 20-40 kilo ikan patin. Seiring dikenalnya Kedai Disto dikalangan seniman, artis, hingga berbagai komunitas kedai ini juga pernah disambangi oleh pakar kuliner nusantara Bondan “Mak Nyus” Winarno untuk salah satu acara kulinernya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ukN9Z8I97k8/TtONaxY4L0I/AAAAAAAAAE4/gXQoDa_wKpI/s1600/kedai-disto2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="275" src="http://2.bp.blogspot.com/-ukN9Z8I97k8/TtONaxY4L0I/AAAAAAAAAE4/gXQoDa_wKpI/s320/kedai-disto2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Walau kerap dikeluhkan oleh banyak pelangganya karena proses pembuatannya yang cukup lama, namu Disto tetap mementingkan kualitas. “Jika orang yang belum tahu pasti akan protes, namun kita tetap komitmen kepada kualitas. Kita percaya jika mereka sudah mencoba, pasti mereka akan kembali lagi” tandas Disto mengakhiri penyampaiannya.(els)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-5407632442008000210?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/5407632442008000210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/widodo-disto-dengan-kedai-patin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5407632442008000210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/5407632442008000210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/widodo-disto-dengan-kedai-patin.html' title='Widodo Disto Dengan Kedai Patin Kegemaran Seleb'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-T_dHZlwnxjo/TtONckv0sQI/AAAAAAAAAFA/EWVDf4yl4Qo/s72-c/kedai-disto3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-1548262022995496897</id><published>2011-11-24T09:22:00.001-08:00</published><updated>2011-11-28T05:47:02.096-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Perry Tristianto Tedja Raja Factory Outlet, Modal Amplop Pernikahan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-rAZKvzm-slg/TtOP_DPFEFI/AAAAAAAAAFI/0MLDD0Fux6w/s1600/perry-tristianto1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-rAZKvzm-slg/TtOP_DPFEFI/AAAAAAAAAFI/0MLDD0Fux6w/s320/perry-tristianto1.jpg" width="238" /&gt;&lt;/a&gt;Mengawali dunia usaha dengan berjualan kaos music edition di toko-toko kaset sampai pinggiran Balai Sidang Jakarta, bermodalkan amplop pernikahan. Nama Raja Factory Outlet melekat, sebagai perintis dengan 110 FO yang &amp;nbsp;dibangunnya. Perry Tristianto kini sukses membangun 20 tempat usaha garment, kuliner dan tempat wisata dengan omzet milyaran rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pernah makan buah strawberry di All About Strawberry sambil main flying fox? Pernah makan sosis di Rumah Sosis sambil bersepeda? Atau makan tahu dengan nuansa pom bensin di Tahu Lembang ?Tempat&amp;nbsp; wisata sekaligus kuliner yang berada di kawasan Bandung ini memang disajikan sangat unik oleh si pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran banyak orang penasaran dan berbondong-bondong datang dari dalam maupun luar Bandung untuk menikmati keistimewaan kuliner dan wisatanya.Tempat wisata tadi hanya sebagian bisnis yang dimiliki oleh Perry Tristianto Tedja, seorang pengusaha yang kini memiliki 20 tempat usaha dan telah 110 kali mendirikan Factory Outlet (FO).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Insting dan naluri bisnis Perry dimulai sejak 23 tahun yang lalu, saat ia keluar sebagai karyawan di sebuah perusahaan label pada tahun 1988 dan membuatnya berjualan kaos ke toko-toko kaset. Dengan modal Rp 1.350.000 hasil dari amplop pernikahan Perry mulai membuat kaos dengan desain gambar musisi dan penyanyi terkenal di eranya kemudian dititip di toko kaset. Ternyata jualan kaos di toko kaset laku keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Karena kaos dagangannya dan semakin banyak orang yang mencari dimana bisa membeli kaos itu maka Perry pun membuka toko pakaian dirumahnya sendiri di kawasan Cihampelas. Pada saat itu celana jeanssedang diminati dan hampir semua toko di Cihampelas berjualan jeans. Disini insting Perry menciptakan pasar dimulai lagi. Menurutnya pasangan celana jeans adalah kaos, maka Perry pun berani buka toko kaos di Cihampelas walaupun disekitarnya toko jeans. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-bsSPlMjwmEI/TtOQBd_JR0I/AAAAAAAAAFQ/Jgsmbc7160Q/s1600/perry-tristianto2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-bsSPlMjwmEI/TtOQBd_JR0I/AAAAAAAAAFQ/Jgsmbc7160Q/s320/perry-tristianto2.jpg" width="221" /&gt;&lt;/a&gt;Semenjak Pria kelahiran Bandung 22 Februari 1960 ini membuka toko kaos di Cihampelas, seketika ibarat virus, Perry sudah memberi pengaruh terhadap pelaku bisnis di Bandung. Karena dalam waktu sekejap banyak yang ikutan berjualan kaos Cihampelas. Merasa tak cukup puas di Cihampelas,pada tahun 1993 sampai 1994 bisnis garment Perry masuk ke perumahan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Perry hanya berharap toko pakaiannya bisa mencapai omset 500 ribu – 1 juta rupiah setiap harinya. Ternyata omsetnya tercapai sehingga Perry pun membuka bisnis garment yang lainnya. Salah satunya yang paling terkenal di Bandung, The Big Price Cut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;The Big Price Cut yang terletak di Graha Manggala Siliwangi adalah salah satu toko pakaian Perry yang fenomenal. Karena toko ini nama Perry mulai dikenal sebagai pebisnis garment.&amp;nbsp; Tidak sampai disitu , Perry semakin meramaikan dunia bisnis garment di Bandung pada tahun 1999 ketika suami dari Elen Berkah ini membuka toko pakaian bernama Factory Outlet Store atau FOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat toko FOS, istilah Factory Outlet menjadi populer dan menjadi trendsetter bagi toko-toko baju lainnya untuk memakai nama FO. Sejak itu pula FO milik Perry terus menjamur di Bandung, bahkan Perry sudah membangun lebih dari 110 FO dengan nama yang berbeda-beda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nV1UfiUfj3w/TtOQC5GAm9I/AAAAAAAAAFY/4krZbbLVUBM/s1600/perry-tristianto3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-nV1UfiUfj3w/TtOQC5GAm9I/AAAAAAAAAFY/4krZbbLVUBM/s320/perry-tristianto3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Memasuki tahun 2002 Perry membangun usaha yang dinamakan All About Strawberry. Setelah booming dengan buah Strawberry tahun 2005 Perry membuka usaha kuliner Rumah Sosis. Awalnya Perry hanya membuat konsep jualan sosis kecil-kecilan saja dengan target 80 gross sebulan. Namun lama kelamaan sosis milik Perrybanyak diminati dan dari situ Perry berpikir bahwa itu harus dibesarkan. Maka dibangunlah rumah sosis yang kini omsetnya 1 miliar per bulan.(els)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-1548262022995496897?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/1548262022995496897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/perry-tristianto-tedja-raja-factory.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1548262022995496897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1548262022995496897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/perry-tristianto-tedja-raja-factory.html' title='Perry Tristianto Tedja Raja Factory Outlet, Modal Amplop Pernikahan'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-rAZKvzm-slg/TtOP_DPFEFI/AAAAAAAAAFI/0MLDD0Fux6w/s72-c/perry-tristianto1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-1919347736585160816</id><published>2011-11-22T05:49:00.001-08:00</published><updated>2011-11-28T05:53:46.644-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Keras'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja Cerdas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesuksesan'/><title type='text'>Ratnawati Sutedjo Bersama Ribuan Produk Hasil Tuna Rungu</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PECTXquVni8/TsxUrYhoiqI/AAAAAAAAAEM/1jZRYnCkRkE/s1600/ratnawati-sutedjo-indonesiaproud.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="251" src="http://4.bp.blogspot.com/-PECTXquVni8/TsxUrYhoiqI/AAAAAAAAAEM/1jZRYnCkRkE/s320/ratnawati-sutedjo-indonesiaproud.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hidup bukan hanya tentang kita. Tapi hidup juga soal bagaimana kita mampu berbuat sesuatu untuk orang lain. Di tengah budaya mengejar kesenangan dan keuntungan pribadi, Ratnawati Sutedjo memberdayakan para tunarungu untuk berkreasi menghasilkan ribuan produk kerajinan yang memiliki nilai jual. Inilah jenis pengusaha berbasis sosialpreneur yang selalu menjadi inspirasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kesulitan hidup yang dihadapi orang lain menjadi spirit sejumlah orang untuk berbuat yang bermanfaat. Hal itulah yang dilakukan Ratnawati Sutedjo. Para socialpreneur memang biasanya lahir oleh kekecewaan mereka terhadap sistem. Kekecewaan mereka bukan diungkapkan dengan berbicara maupun mengkritik, namun memilih menggunakan dunia usaha untuk membantu sesama.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Melalui pendekatan wirausaha, Ratna memberdayakan para tunarungu agar mampu lebih produktif sehingga mereka kembali memiliki kepercayaan diri dan berharga. Lewat Precious One mereka yang berkebutuhan khusus mendapatkan tempat untuk beraktualisasi diri dalam bentuk kerja dibawah yayasan sosial Karya Insan Sejahtera.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Precious One juga melatih dan menciptakan lapangan kerja bagi para tunarungu utk bisa menghasilkan karya. Kini hasil karya mereka telah dijual pada sebuah toko di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta. Mulai dari alat peraga cerita, boneka, tas, tempat tissue hingga baju. Penggemar untuk hasil karya merekapun ternyata beragam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mulai dari perusahaan yang sering memesan hiasan dinding bertuliskan semacam slogan perusahaan atau produk lain yang digunakan sebagai goodie bag hingga ke kalangan sekolah yg memesan alat peraga.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Soal ide awal membuat kartu ucapan di dapatnya saat pergi ke Pasar Senen untuk membeli karpet plastik. Tidak hanya kartu ucapan, Ratnawati juga mengajari mereka membuat jepit rambut, dompet, sarung bantal, penutup galon air, boneka jari dan berbagai kantong. Dari sini produk mereka terus berkembang, tidak hanya memiliki karya nilai seni tapi juga ada sisi edukasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mereka sempat membuat ribuan pesanan untuk sebuah perusahaan . Ia membanderol beraneka produk kerajinan Precious One mulai dari harga Rp 7000 sampai Rp 350.000 . Saat ini Precious One memiliki dua divisi baru yaitu, Temui Paper Craft yang khusu s membuat boneka tiga dimensi serta The Silent Art, divisi kerja untuk pewarnaan batik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-j2F12reWqtw/TtOSEMvrlUI/AAAAAAAAAFg/HlIVnGVgSXE/s1600/Ratnawati-Sutedjo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="184" src="http://3.bp.blogspot.com/-j2F12reWqtw/TtOSEMvrlUI/AAAAAAAAAFg/HlIVnGVgSXE/s320/Ratnawati-Sutedjo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-BNJMt1Po8xM/TtOSF8mfuLI/AAAAAAAAAFo/P2N1dvpQ3u8/s1600/Ratnawati-Sutedjo2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="251" src="http://3.bp.blogspot.com/-BNJMt1Po8xM/TtOSF8mfuLI/AAAAAAAAAFo/P2N1dvpQ3u8/s320/Ratnawati-Sutedjo2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Bagi socialpreneur seperti Ratnawati pendekatan kewirausahaan yang dilakukannya tidak hanya semata dipakai untuk mencari uang. Mereka memang bekerja seperti halnya entrepeneur, mulai dari membangun usaha, merekrut pegawai, menciptakan produk dan menyalurkan kesejahteraan. Namun inti semuanya adalah tentang membangun rasa berharga diri para tuna rungu.(els)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-1919347736585160816?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/1919347736585160816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/ratnawati-sutedjo-bersama-ribuan-produk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1919347736585160816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/1919347736585160816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/ratnawati-sutedjo-bersama-ribuan-produk.html' title='Ratnawati Sutedjo Bersama Ribuan Produk Hasil Tuna Rungu'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PECTXquVni8/TsxUrYhoiqI/AAAAAAAAAEM/1jZRYnCkRkE/s72-c/ratnawati-sutedjo-indonesiaproud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-3560217019104743040</id><published>2011-11-21T05:48:00.001-08:00</published><updated>2011-11-21T17:24:31.743-08:00</updated><title type='text'>Raja Cendol 500 Outlet Lulusan SD</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-La2CnrJMMDc/Tsr5fqSjo6I/AAAAAAAAAD8/GNpyt-VQ358/s1600/nurul+huda2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-La2CnrJMMDc/Tsr5fqSjo6I/AAAAAAAAAD8/GNpyt-VQ358/s1600/nurul+huda2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jagat percendolan sempat dibuat geger. Hadirnya Es Cendol Gading yang beromset satu juta rupiah perhari membuat seluruh mata pedagang cendol tercengang. Adalah Nurul Huda, seorang tukang cendol keliling yang membuat gebrakan. Setelah 20 tahun berkiprah di dunia cendol, akhirnya ia sukses menjadi raja cendol. Kini, ia sudah memiliki 500 outlet di berbagai kota dengan omset 60 juta –an perbulan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Demi membidik sukses , usai tamat SD di tahun 1986, Nurul Huda hengkang ke Bandung dari kampung halamannya di Pekalongan, Jawa tengah. Sebagi anak yang terlahir dari keluarga pas-pasan, melanjutkan sekolah adalah sebatas mimpi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pilihan satu-satunya adalah membantu ekonomi orangtua dengan berdagang. Tepatnya tahun 90an saya berkelana ke Bandung. Usia saya waktu itu masih belasan tahun. “Dua tahun pertama saya bekerja serabutan, mulai dari mencuci baju, tukang pijit dan seabrek pekerjaan rendahan lainnya. Semua saya lakukan yang penting bisa bantu keluarga.” Ucapnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di tahun ketiga, Nur memutuskan untuk berjualan cendol keliling. Dengan bermodalkan 320 ribu rupiah sebagian besar adalah hasil pinjaman, Nur memaksakan diri untuk berjualan. Saat itu dalam sehari dia hanya mampu mengumpulkan 20 ribu rupiah. Tak jarang cendol jualannya tidak laku di pasaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pada tahun 1996, Nurul Huda pun hijrah ke jakarta. Tempat pangkal cendolnya di Bandung ia tinggalkan. Di Jakarta ia kebingungan untuk bekerja. Tak ingin lama dalam situasi itu ia pun kembali menjadi penjual cendol keliling. Setiap hari ia mendorong gerobak cendolnya tanpa lelah dari Gunung Sahari hingga Glodok. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sukses di Glodok ia pun mulai memikirkan untuk membuka di tempat lain. Ia akhirnya memilih membuka cabang di Pasar muara Karang, setelah itu secara beraturan cabang lainnya pun menyusul seperti di Pasar Pagi Mangga Dua dan Pasar Klapa Gading. “Nah di Kelapa Gading inilah saya berkeinginan untuk menjadi pengusaha beneran. Saya mencari guru entrepeneur. Ketemulah dengan dr Wahyu Saidi, beliaulah yang mendidik saya. Dari sana saya dipercaya untuk mensupplay cendol ke restorannya “, kata pria yang memberi nama usahanya dengan Es Cendol gading ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saking larisnya di pasaran, Cendol Gading buatan Nur akhirnya banyak dilirik orang. Saat ini peras keringat Nurul Huda sudah terbayar lunas. Pasalnya, usaha cendol yang dirintisnya 20 tahun lalu sudah berbuah manis. Sejak dibuka program kemitraan , kini ia telah tercatat mewaralabakan 500 outlet di seluruh Indonesia.Es cendol gading pun memiliki berbagai varian rasa mulai rasa nangka, durian, jahe dan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Untuk mensupplay bahan baku ke berbagai outlet, dalam sehari ia menghabiskan sebanyak 5-10 dandang besar atau sekitar 50 paket. Satu paketnya cukup untuk 50 gelas es cendol. Terkait omset ia mengaku dari pewaralaba saja dalam sebulan minimal dapat 50-60 juta rupiah. Belum termasuk dari penghasilan es cendol miliknya sendiri yang kini ada di 7 tempat. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dengan konsep bisnis yang praktis, murah dan mudah dijalankan, Nurul Huda membuka kesempatan kepada siapa saja yang ingin memiliki usaha mandiri dengan membuka outlet atau cabang Es Cendol Gading. Cukup dengan modal awal 5 juta (dalam kota) atau 7.5 juta (luar kota) siapapun sudah bisa memiliki usaha potensial ini. Karena bisnis Es Cendol adalah bisnis yang tidak ada matinya. Es Cendol bisa dinikmati kapan saja, baik dalam cuaca panas ataupun dingin. Dan menurut pengalaman H.Nurul Huda, masa paling bagus untuk membuka outlet Es Cendol Gading adalah 1-22 bulan menjelang bulan Ramadhan. Biasanya menjelang bulan ramadhan, outlet bisa meningkat 3 x lipat dari omzet dihari biasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zdcj2xXWt-o/Tsr5enePucI/AAAAAAAAAD0/yyfFwbx8KgU/s1600/nurul+huda1.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-zdcj2xXWt-o/Tsr5enePucI/AAAAAAAAAD0/yyfFwbx8KgU/s1600/nurul+huda1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dari hasil jerih payahnya membangun usaha cendol, kini Nurul Huda sudah terbilang mapan. Rumah, mobil, sawah, kebun dan investas lainnya sudah dimilikinya. Ia juga sudah melakukan ibadah haji ke Baitullah. Meski sudah mengikuti banyak investasi, Ia berjanji tidak akan melupakan cendol yang telah membesarkan namanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-3560217019104743040?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/3560217019104743040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/raja-cendol-500-outlet-lulusan-sd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/3560217019104743040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/3560217019104743040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/raja-cendol-500-outlet-lulusan-sd.html' title='Raja Cendol 500 Outlet Lulusan SD'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-La2CnrJMMDc/Tsr5fqSjo6I/AAAAAAAAAD8/GNpyt-VQ358/s72-c/nurul+huda2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9027363974284513985.post-80689693467053883</id><published>2011-11-20T05:37:00.000-08:00</published><updated>2011-12-08T19:42:13.732-08:00</updated><title type='text'>Bong Chandra Milyarder di Usia 24 tahun</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Dnj1p9t-XY8/Tsni5AFX6AI/AAAAAAAAADs/xIQWd-SBGB0/s1600/bong+chandra.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-Dnj1p9t-XY8/Tsni5AFX6AI/AAAAAAAAADs/xIQWd-SBGB0/s1600/bong+chandra.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Masa kecilnya tak terlalu istimewa. Lahir dari keluarga sederhana yang pernah sukses kemudian bangkrut dan tak bangkit lagi. Bahkan untuk biaya kuliah orangtuanya harus rela berhutang. Namun, semangat Bong Chandra untuk menuai sukses membangun properti dengan total omset lebih dari Rp 180 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1998, saat krisis melanda Indonesia, orangtuanya bangkrut. Bong Chandra, yang saat itu masih duduk di bangku SD mencermatinya dengan cerdik. Ia rajin mengumpulkan uang koin untuk membayar tagihan listrik dan telepon. Kondisi itu berlanjut hingga ia lulus SMA, usaha pabrik roti kismis yang dirintis ayahnya tak bangkit lagi. Untuk kebutuhan sehari-hari, keluarganya hanya bertumpu dari uang tabungan yang makin lama tergerus habis. Rumah tinggalnya pun terpaksa dijual. Puncaknya, saat ia memasuki bangku kuliah, orangtuanya harus rela berhutang puluhan juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan itu tak membuat Bong Chandra menyerah. Justru dari situlah semangatnya terpompa. Di usianya yang masih belia, 18 tahun, ia sudah bergulat dengan dunia bisnis. Bersama beberapa temannya, ia terjun ke dunia bisnis Multi Level Marketing. Tak mudah untuk menaklukkan bisnis ini, ia juga mendapatkan hinaan dan berbagai penolakan. Tak jarang untuk menambah jaringan, Bong harus mondar mandir keluar kota dan tinggal ditempat sederhana dengan jatah makan hanya Rp 1.200 sehari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itulah yang mendidik , melatih dan membesarkannya. Kepiawaiannya dalam berbicara terbentuk dari sana. Padahal menurut orangtuanya, Bong kecil adalah anak yang sangat pendiam. Dua tahun kemudian, tanpa direncanakan , Bong Chandra pun sudah menjelma menjadi seorang motivator professional. "Saya tak sengaja memasuki dunia motivasi . Saat ini saya sudah memotivasi lebih dari 250 ribu orang di berbagai kota di Indonesia. Selain itu saya juga sudah merintis beberapa bisnis lain seperti event organizer, otomotif dan properti" tukasnya. Dari properti saja, Bong sudah memiliki omzet lebih dari 180 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-krlVDUghYjs/Tsni2KwY0BI/AAAAAAAAADk/BoLAbut0DZ8/s1600/Bong+Chandra+%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-krlVDUghYjs/Tsni2KwY0BI/AAAAAAAAADk/BoLAbut0DZ8/s320/Bong+Chandra+%25281%2529.jpg" style="cursor: move;" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sukses menjadi motivator andal tak membuat pria kelahiran Jakarta, 25 Oktober 1987 ini berpuas diri. Anak kedua dari tiga bersaudara ini pun tercatat sebagai pengarang dua buku best seller. Buku pertama berjudul Unlimited Wealth dan yang kedua berjudul The Science of Luck yang saat ini hampir terjual 100.000 copy. Hebatnya semua royalti dari penjualan itu ia sumbangkan ke yayasan sosial. "Buku ini adalah pembayaran atas hutang saya saat kecil. Sejak kecil saya bermimpi menjadi komikus dan desain grafis tapi tak terwujud. Itu seperti hutang. Dan saya lunasi dengan menerbitkan dua buku ini" bebernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya menjadi motivator itu menyehatkan. Dirinya sering merasakan ketika akan sakit kemudian di bawa pentas di atas panggung tiba-tiba kembali pulih. "Berbicara di depan banyak orang itu baik untuk kesehatan. Sakit saya bisa hilang kalau dibawa berbicara kepada ribuan orang peserta seminar" aku pria yang telah memiliki 200-an karyawan dan memiliki banyak klien dari perusahaan besar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Berikut ini adalah beberapa contoh Kata Bijak Bong Chandra yang saya dapatkan langsung dari facebook beliau :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Uang datang dan pergi, tetapi pengetahuan datang dan bertumbuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kehilangan adalah cara terbaik untuk bersyukur, namun jauh lebih baik bersyukur karena tidak kehilangannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Satu kebohongan kecil adalah bibit unggul yang dapat menumbuhkan kebohongan2 lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengambil hak orang lain sama seperti meminum air laut, semakin diminum semakin haus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi org Sukses, Bangkrut adl uang kuliah, Krisis adl peluang, Hinaan adl motivasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat jauh org merindukan rumah, saat di rumah org hampir mati krn bosan. Manusia sulit menghargai apa yg didekatnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lihatlah ke atas utk belajar, lihatlah ke bawah utk bersyukur, dan lihatlah sekelilingmu utk berhati2.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hanya melalui kesulitanlah, manusia mau mengulurkan tangannya kepada Tuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hidup sama seperti permainan catur, Tuhan akan bergerak menunggu giliran Anda utk menggerakan pion pertama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebenaran tidak perlu dibela, karena suaranya jauh lebih keras dari pembelaan itu sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidurlah dengan nyenyak hari ini, karena Tuhan menjagamu seperti biji mata-Nya sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Malam bukan hanya milik rasa letih, tapi juga milik rasa syukur atas kekuatan yang Tuhan berikan untuk menjalani hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalah adalah kesempatan utk beristirahat dari kemenangan kecil untuk mempersiapkan kemenangan yang lebih besar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Satu fakta yg setiap org harus tahu adl bahwa masalah sangat takut dgn senyuman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam sejarah selalu saja ada seorang tokoh yang berhasil mengalahkan kemustahilan, pastikan saja itu Anda!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat beban berat ada dipundakmu, jgn mengeluh krn Tuhan blm menyelesaikan rencanaNya bagimu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada untungnya disukai, tidak ada ruginya dicaci, selama kita melakukan yg terbaik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lelah adalah efek samping dari kerja keras, kepuasan dan prestasi adalah komplikasinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemampuan yg sesungguhnya adl ketika seseorang memiliki kemampuan utk tdk memamerkannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemalasan terjadi saat keinginan beristirahat datang lebih cepat dari rasa lelah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada kabar baik atau kabar buruk, yg ada hanya cara menerima yg baik dan cara menerima yg buruk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anda tidak dpt pergi dan memperbaiki masa lalu, tapi Anda dpt belajar darinya utk memperbaiki masa depan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesempatan emas bukan hanya untuk dikejar atau ditangkap, tapi untuk dimanfaatkan utk kebaikan bersama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa takut bukanlah emosi yg merugikan, selama Anda hanya memeliharanya sedikit utk kehati-hatian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uang hasil kerja keras mungkin tidak sebesar uang panas, namun ia tdk menguap lebih cepat dari kedatangannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Manusia lebih mudah belajar saat kehilangan sesuatu daripada saat memperoleh kemenangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pecundang berusaha mempertahankan pendapatnya, namun Pemenang lebih tertarik utk merealisasikan pendapatnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kejarlah apa yang ada dalam Pikiran besar Anda, namun hargai apa yg ada dlm genggaman kecil Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila Anda tdk mampu membuat seseorang tertawa, Anda cukup tdk membuatnya menangis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya mungkin akan menghabiskan banyak waktu untuk mengejar Mimpi saya, tapi itu jauh lebih baik daripada membiarkan Mimpi Saya menunggu terlalu lama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat Anda kelak berada di atas, tunjukan bahwa Anda belum lupa cara memandang ke bawah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya senang saat org2 berkata 'mustahil', karena di saat itulah jalan menuju sukses terasa sangat lapang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mereka yang memberi saat kekurangan, akan menerima saat tdk mengharapkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Air mata yg tak terbendung bukanlah lambang kelemahan, terkadang Ia hadir utk memurnikan masa lalu menuju kehidupan baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jalan pintas menuju puncak tidak akan mengajarimu apa-apa, selain pengalaman membangun pondasi sukses yg rapuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat kita membenci seseorang, coba tanya dalam hati "Apakah hidup saya menjadi lebih baik dgn membencinya?"&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam hidup Kita harus mengambil sebuah Pilihan, bahkan Diam pun juga merupakan sebuah Pilihan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yg terpenting bukanlah menyelesaikan mana yg sulit / mana yg mudah terlebih dahulu, tapi selesaikan apa yg ada di dpn mata.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemungkinan selalu ada, namun ia cenderung muncul sesaat sblm habisnya kesabaran kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersabarlah, Anda hampir sampai :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu ada resiko dlm setiap pekerjaan, tapi selalu ada imbalan dlm setiap resiko.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sudah takdirnya manusia utk bertambah cerdas &amp;amp; kuat saat menghadapi masalah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila ada 2 org yang memiliki kemampuan yg sama, maka 'nyali' yg akan membedakan mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anda perlu sedikit tuli saat mencoba utk mengejar Mimpi, krn akan byk suara yg tdk menginginkan Anda utk sampai ke sana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan kekuatan kita utk mengangkat diri ke atas, bukan dgn menekan orang lain ke bawah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Nah itulah sedikit Kata Bijak Bong Chandra yang bisa anda cerna lebih dalam makna dari setiap kata-kata bijak beliau.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9027363974284513985-80689693467053883?l=keringatjutawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/feeds/80689693467053883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/bong-chandra-milyarder-di-usia-24-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/80689693467053883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9027363974284513985/posts/default/80689693467053883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://keringatjutawan.blogspot.com/2011/11/bong-chandra-milyarder-di-usia-24-tahun.html' title='Bong Chandra Milyarder di Usia 24 tahun'/><author><name>Harapan Terakhir</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14465378188114783089</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Dnj1p9t-XY8/Tsni5AFX6AI/AAAAAAAAADs/xIQWd-SBGB0/s72-c/bong+chandra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
